Era New Normal, Kendala Dan Solusi Bagi Pemkot Depok

- Reporter

Rabu, 3 Juni 2020 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Alif Noeriyanto

Setelah kurang lebih 2-3 bulan masyarakat bergelut dengan kondisi PSBB, maka dalam jangka waktu dekat masyarakat bersiap-siap beradaptasi dengan kondisi New Normal yang telah digaungkan oleh Presiden Jokowi dan akan diterapkan dalam beberapa waktu kedepan.

Menanggapi hal seperti ini, Alif Noeriyanto salah seorang dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkapkan rasa syukur sekaligu kekhawatirannya. Hal ini karena menurutnya, kondisi saat ini seperti kondisi api dalam sekam dimana kita tidak tahu apakah kedepan betul-betul Normal atau tidak normal.

“Ini malah kita harus was-was karena kalau kita bertempur musuhnya diam, kita bingung, sudah kalah atau sedang menyusun kekuatan untuk menyerang kita lagi dengan senjata yang lain,” ujar Alif Noeriyanto.

Dikatakannya kondisi jelang penerapan new normal ada 3 kekuatan yang akan dihadapi, Pertama; gelombang dari mudikers yang kembali. Karena dugaan kita, mereka akan segera mau kembali di minggu ini. Sudah banyak pembicaraan di medsos mau mengecek swab utk ART yang kembali dari daerah. Itu harus diwaspadai.

Kedua; pembukaan new normal. Bisa jadi ledakan berikutnya kalau memang benar-benar sekarang menurun. New normal tidak mudah. Swedia kacau, Korea Selatan yang sudah lebih maju dari kita kacau, Jepang menunda new normal. Dan Ketiga; berkaitan dengan jumlah testing kita di Kota Depok.

“Untuk testing PCR di Depok, Jumlah PCR kita nambah dari 5, tapi jumlah VTM nya berapa kita ga tahu. Belum Reagen dan lain-lain, kita punya senjata tapi kita tidak punya peluru buat apa?,” ujar Alif Noeriyanto.

Alif mengusulkan agar gugus tugas terbuka saja kepada masyarakat bahwa kita punya berapa untuk PCR dan VTM, selain itu Alif pun memberikan solusi yaitu : Pertama; Tetap menjaga wilayah dengan ketat supaya yang mudik mudik tidak kembali tetapi ya kasihan juga. Maka harus disiapkan tempat isolasi bagi mereka.

Kedua, tes. Terkait dengan kedua, adalah, supaya api dalam sekam itu betul-betul padam, usul saya mengajukan ke Gugus Tugas nasional. Kita pinjam unit mobile PCR mereka sama seperti di Surabaya. Kita kan bisa mobile. Kita tentukan titik-titik rawan dan tinggi kan seperti di Kelurahan Tugu, Cimanggis.

“Ini kan persiapannya new normal. kan kita bersurat ke pemerintah pusat kalau kita di daerah merasa belum sempurna ya minta tolong lah,” ujar Alif Noeriyanto.

Solusi ketiga, memperkuat pencegahan di hulu. Saya kurang sepakat dikembalikan pada pencegahan di RW, saya bingung RW kan ga punya aparat.

“Orang Depok kan Multikultural, maka harusnya kita manfaatkan saja Kampung siaga yang sudah ada Babinsa, ada polisi desa, hansip di situ, dan tugas pemerintah hadir ke masyarakat. Bukan minta tolong ke masyarakat,” pungkas Alif Noeriyanto

Berita Terkait

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik
Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen
Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya
Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal
Bagian dari Pendidikan, Santriwati Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Nobar Film ISTIMEWA di Bogor Trade Mall
Bakesbangpol Kabupaten Bogor Perkuat Nilai Kebangsaan melalui Rangkaian Pengambilan dan Pengembalian Bendera Pusaka di Pendopo Malasari
Penyerapan KUR di Depok Belum Maksimal, Pemkot Diminta Perkuat Akses Permodalan UMKM
150 KK di Sawangan Baru Terima Bantuan Air Bersih

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Selasa, 15 September 2026 - 20:35 WIB

Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 20:32 WIB

Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya

Selasa, 15 September 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 September 2026 - 19:39 WIB

Pemkot Depok Gerak Cepat Tangani Ibu Rita, Ojol Janda Lima Anak yang Motornya Rusak Akibat Kecelakaan

Selasa, 15 September 2026 - 18:16 WIB

Pemkot Depok Serahkan Uang Ganti Rugi Sebesar Rp58 Miliar untuk 93 Bidang Tanah untuk Pelebaran Jalan Parung Bingung

Selasa, 15 September 2026 - 18:11 WIB

Bawa Inovasi Sakeling dan Prosesa, PIK-R Sacerba Sawangan Tembus Tiga Besar Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 16:50 WIB

Seminggu Usai Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, DLHK Pastikan Udara Depok Aman

Berita Terbaru

Berita

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:30 WIB