APD Terbatas, Tenaga Medis Perlu Bantuan Masyarakat

- Reporter

Rabu, 1 April 2020 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Depok– Keterbatasan Alat Pelindung Diri ( APD ) membuat banyak rumah sakit ketar-ketir untuk menangani pasien corona. Seperti yang dialami oleh RSUD Duren Sawit, Jakarta Timur. Setiap harinya, setidaknya dibutuhkan sekitar 50 set APD untuk para tenaga medis.

Saat ini, RSUD Duren Sawit menjadi salah satu rumah sakit rujukan covid-19 di Jakarta. Pada Selasa, (31/03), ada sekitar 40 pasien ODP dan PDP yang dirawat di rumah sakit tersebut. Ada rencana penambahan ruang untuk pasien rujukan tambahan, hingga dua lantai. Tentunya memerlukan lebih banyak lagi paket APD untuk para tenaga medis yang bertugas.

. Seperti yang dialami oleh RSUD Duren Sawit, Jakarta Timur. Setiap harinya, setidaknya dibutuhkan sekitar 50 set APD untuk para tenaga medis.

Saat ini, RSUD Duren Sawit menjadi salah satu rumah sakit rujukan covid-19 di Jakarta. Pada Selasa, (31/03), ada sekitar 40 pasien ODP dan PDP yang dirawat di rumah sakit tersebut. Ada rencana penambahan ruang untuk pasien rujukan tambahan, hingga dua lantai. Tentunya memerlukan lebih banyak lagi paket APD untuk para tenaga medis yang bertugas.

Kami setiap hari kira-kira membutuhkan APD sebanyak 50 set. Hanya saja ketersediaan semakin menipis.Hari ini, ada setidaknya 40 pasien, dan besok rencananya akan ditambah dua lantai lagi, dari sebelumnya hanya satu lantai. Kami mengajak masyarakat luas untuk ikut bergandeng tangan membantu dari rumah.”terang Rahmat Illahi, Tim Logistik RSUD Duren Sawit.

Keberadaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting bagi tenaga medis yang bertugas menangani pasien covid-19. Ketersediaan APD akan menambah tingkat keselamatan tenaga medis selama bertugas.
APD sekali pakai seperti masker dan sarung tangan merupakan yang paling cepat habis. Hal tersebut karena dua alat tersebut hanya bisa dugunakan sekali pakai. Tidak seperti baju atau helm yang bisa diapakai berkali-kali dengan pembersihan.

“Masker dan sarung tangan itu yang lain sering habis. Karena sifatnya yang hanya sekali pakai. Jadi butuh banyak. Tidak seperti yang lain yang bisa dipakai lagi setelah disterilisasi,” tambahnya.Dompet Dhuafa juga merespons cepat wabah Covid-19 dengan mendirikan pusat informasi atau Corona Center dengan layanan Call Center Siaga Dompet Dhuafa di nomor 0811 16 17 101.selaku Doni Marlan selaku General Manajer Remo Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa sejak awal sudah ikut berinisiatif dalam progam Cekal (Cegah Tangkal) Covid-19. Salah satunya penyaluran paket APD ke beberapa rumah sakit. Termasuk diantaranya RSUD Duren Sawit. Mengingat pentingnya APD bagi para pejuang yang berkontak langsung dengan para pasien.

“Semoga dengan adanya donasi paket APD ini bisa memberikan energi tambahan bagi para tenaga medis. Sekaligus menjadi pesan bahwa mereka tidak berjuang sendirian. Masyarakat pun ikut serta membantu dengan ikut berdonasi APD ini,” tutup Doni Marlan. (Ihm)

Berita Terkait

SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.
SMP Mumtaza Islamic School Gelar Fieldtrip 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Al Ikhwan Tasikmalaya Gandeng PRIMAGO Consulting dalam Pengembangan Sekolah
Merawat Harapan dan Senyum Anak-Anak Manggarai di Tengah Masa Pemulihan
Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026
Suara Anak Depok, Arah Kebijakan Kota
Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
Perkuat Pendampingan Keluarga, Wihaji Pastikan Komitmen Penurunan Angka Stunting
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Intip Koperasi Merah Putih Grogol yang Dipuji Wali Kota Depok: Lengkap dan Murah!

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:12 WIB

54 Sekolah di Depok Direvitalisasi, Belajar Makin Nyaman

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Sinergi BKKBN dan DPR RI demi Pembangunan Keluarga Sejahtera

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Intip Tampilan Baru SDN Depok Baru 8 Usai Direvitalisasi!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Chandra Rahmansyah Imbau ASN: Anggaran Boleh Dihemat, Kesehatan Jangan Diabaikan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Depok Jadi ‘Ibu Kota’ Padel Baru, Ini Buktinya!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Depok Padel Cup 2026: Olahraga Bareng, Buka Peluang Ekonomi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Depok Bebas Putus Sekolah, Wali Kota Rangkul Kader PKK

Berita Terbaru

Gedung SDN Depok Baru 8 terlihat jauh lebih layak dan memadai setelah direvitalisasi oleh Kementerian Dikdasmen RI. (Foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

54 Sekolah di Depok Direvitalisasi, Belajar Makin Nyaman

Senin, 19 Okt 2026 - 21:12 WIB

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bekerja sama dengan Komisi IX DPR RI menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana bagi warga Kota Depok, Jawa Barat. (Sumber foto: Dokumentasi istimewa)

Berita Depok

Sinergi BKKBN dan DPR RI demi Pembangunan Keluarga Sejahtera

Senin, 19 Okt 2026 - 19:31 WIB

Interaksi hangat dan singkat Wali Kota Depok, Supian Suri kepada para siswa saat meninjau sarana prasana pendidikan di SDN Depok Baru 8, Kecamatan Pancoran Mas, Senin (19/10/26). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

Intip Tampilan Baru SDN Depok Baru 8 Usai Direvitalisasi!

Senin, 19 Okt 2026 - 16:17 WIB