Bahaya Mengonsumsi Kopi

- Reporter

Senin, 16 Maret 2020 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kopi sudah menjadi bagian hidup dari masyarakat. Beberapa orang menjadikan kopi sebagai sarapan pagi. Minum kopi memang memiliki manfaat untuk kesehatan, tapi jika mengonsumsinya secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan. Seperti yang diketahui bahwa kopi mengandung kafein yang aman untuk dikonsumsi jika dalam dosis tertentu. Namun, jika mengonsumsi kafein secara berlebihan dapat menimbulkan rasa cemas, sebab kopi memberikan efek sulit untuk tidur. Efek samping yang dirasakan selanjutnya berupa:

  1. Jantung berdebar

Jika tidak ingin jantung berdebar berhenti untuk mengonsumsi kafein karena kafein dapat mempengaruhi susunan saraf pada otak. Rasa tidak nyaman akan timbul ketika jantung kita berdebar. Jantung berdebar bisa membuat kita pusing dan bisa menyebabkan pingsan.

 

 

  1. Sakit Kepala

Bahaya selanjutnya adalah dapat menimbulkan sakit kepala. Hal ini bisa terjadi jika mengonsumsi kopi lebih dari batas aman yaitu 500 miligram yang setara dengan lima cangkir kopi. Sebab jika berlebihan akan kita akan merasakan sakit kepala dan kelelehan.

  1. Kolesterol Tinggi

Hasil dari sebuah penelitian mengatakan bahwa mengonsumsi lima cangkir kopi dalam sehari dapat menambahkan tinggi kolesterol darah sebesar 6%—8%. Meningkatnya kolesterol jahat dikarenakan kopi mengandung minyak biasa disebut dengan terpene.

 

 

  1. Kematian Dini

Kopi memang memiliki rasa yang enak bagi yang sering meminumnya. Namun, minum kopi lebih dari lima cangkir dalam sehari akan menyebabkan kematian dini. Mayo Clinic melakukan sebuah studi dan ditemukan pria mengalami peningkatan penyebab kematian sebesar 21%. Batas wajar yang dianjurkan untuk mengonsumsi kopi tidak lebih dari 200mg—300mg perhari.

  1. Sakit Perut

Bagi perempuan sakit perut biasanya dirasakan jika sedang PMS. Namun, minum kopi juga bisa menimbulkan sakit perut. Senyawa tertentu yang terkandung dalam kopi dapat merangsang sekresi asam lambung di sel perut.

Masih inginkah mengonsumsi kopi secara berlebihan? Jika tidak ingin mengalami efek samping karena minum kopi yang terlalu banyak dalam sehari, mulailah mengurangi jumlah dalam meminum kopi dan memperhatikan asupan makanan.

 

 

 

Berita Terkait

Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW
DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Langkah Nyata Pemkot Depok Dorong Kota Ramah Anak dan Inklusif
Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Perkuat Langkah Menuju Pasar Global
Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa
Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Lebih dari 180 Siswa/i SMPIT Insan Kamil Cikarang Kabupaten Bekasi Ikuti Talent Mapping Dengan Primagen

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:10 WIB

KIAS Travel Ajak PPIU Naik Kelas Lewat Skema Umrah Escrow

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:19 WIB

BNN Cup 7 Digelar di Depok, 2.282 Atlet dari 16 Provinsi Ikuti Kejuaraan Pencak Silat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Dokter Karlina Resmi Pimpin KADIN Kota Depok Masa Bakti 2026–2031

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:45 WIB

120 Bangunan Liar di Jalan Pasir Putih Sawangan Ditertibkan, Pospol Ikut Direlokasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Pemkot Depok Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:39 WIB

BNN Cup 7 Digelar di Depok, Diikuti Lebih dari 2.000 Atlet dari 16 Provinsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:35 WIB

dr. Karlina Terpilih Aklamasi sebagai Ketua KADIN Kota Depok Periode 2026-2031

Berita Terbaru

Artikel

2 Praktisi Talent Mapping Minat Bakat di Indonesia

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:07 WIB