Stok Masker Menipis Akibat Virus Corona, Kenali Bahan Pembuatnya

- Reporter

Selasa, 3 Maret 2020 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Depok- Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa telah ada 2 orang warga negara Indonesia (WNI) yang positif terkena virus corona atau Covid-19. Menurut Jokowi, dua WNI yang berdomisili di kota Depok tersebut sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Jepang itu dinyatakan terjangkit virus corona setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia.

Merebaknya virus corona yang sudah masuk ke Indonesia ini membuat masyarakat resah. Masyarakat di beberapa wilayah bahkan mulai berbelanja barang kebutuhan sehari-hari dalam jumlah banyak setelah berita penyebaran virus corona di Indonesia ini turun. Tak hanya itu, stok masker dan hand sanitizer di banyak supermarketpun habis. Hal ini merupakan respon yang ditunjukkan warga mengingat salah satu cara pencegahan virus corona adalah dengan mencuci tangan dan pemakaian masker pada orang yang sedang sakit atau menunjukkan gejala-gejala terjangkit virus corona.

Permintaan masker diperkirakan akan terus naik di tengah isu virus corona di Indonesia. Tentunya hal ini akan membuat para produsen masker mencari bahan baku masker dengan kuantitas yang lebih daripada biasanya. Salah satu produsen baku masker berkualitas di Indonesia adalah PT Suryasukses Mekar Makmur dengan brand Amari yang menawarkan kain spunbond dan meltblown yang termasuk jenis nonwoven atau tidak dirajut dan terbuat dari polypropylene. Dengan karakteristik permukaan yang lembut dan tipis serta berpori, kain spunbond memiliki daya serap, ketahanan, dan kekuatan yang baik. Sedangkan kain meltblown dapat berfungsi untuk menyaring dan menghalangi bakteri. Sehingga, orang yang sedang sakit batuk atau pilek dapat melindungi orang lain supaya tidak tertular.

Masker 3 ply di pasaran umumnya terbuat dari 3 lapisan,dengan meltblown ditempatkan di antara kain spunbond. Bahan meltblown memiliki pori- pori partikel lebih kecil dibanding kain spunbond, secara efektif memblokir debu mikro dan bakteri. Penggunaan 3 Ply Face Mask membantu mengurangi penyebaran virus, kuman, dan bakteri sekaligus berfungsi untuk mengingatkan pengguna masker untuk tidak menyentuhmulut atau hidung mereka, yang dapat memindahkan virus dan bakteri setelah menyentuh permukaan yang terkontaminasi.

Masker yang terbuat dari kain spunbond adalah masker sekali pakai dan dapat langsung dibuang, sehingga sterilitas terjamin. Sifat kain spunbond yang higienis membuat kain ini sangat cocok dipakai dalam industri kesehatan seperti untuk membuat baju operasi, tirai, sarung bantal, pampers, penutup kepala, serta penutup kasur. Selain ramah lingkungan karena dapat didaur ulang, kain spunbond juga aman dan sangat praktis penggunaannya.

Produk-produk kain nonwoven Amari memiliki kualitas yang sangat baik dan tingkat kelembutan yang lebih dibandingkan dengan kain nonwoven merek lain, serta memenuhi standard penggunaan di bidang kesehatan. Amari telah berpengalaman di bidangnya dan telah melayani berbagai customer di bidang kesehatan seperti rumah sakit dan klinik kesehatan. Amari juga menyediakan kain spunbond dengan pilihan ketebalan yang beragam dan opsi untuk menambahkan kualitas seperti Anti UV, Anti Bacterial, atau aroma tertentu untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam dan memberi nilai tambah.

Di tengah maraknya berita yang simpang siur mengenai virus corona dan penggunaan masker, edukasi pasar harus ditingkatkan agar masyarakat lebih aware dengan dan langkah- langkah untuk mencegah penyebarannya

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan silahkan mengunjungi website resmi Amari https://www.suryasukses.com/

 

Berita Terkait

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru
PGRI Ciamis Juara Puspa Swara Wanoja Sunda ; Gubernur Dedi Mulyadi Tutup Lomba Paduan Suara TP PKK Jabar di Bale Gede Pakuan
Gelar MeiLawan 2026, ILUNI UI FIB Ajak Masyarakat Merawat Ingatan Tragedi Mei 1998
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:21 WIB

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:52 WIB

Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:40 WIB

Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:23 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Karya Wisata ke Cirebon Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta

Senin, 18 Mei 2026 - 11:55 WIB

SMP Budhi Warman Goes To Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 18 Mei 2026 - 08:04 WIB

Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:24 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Berita Terbaru