Tanggapan Walikota Depok Mengenai Parkir Ladies

- Reporter

Sabtu, 20 Juli 2019 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Terkait ladies parkingWali Kota Depok Muhammad Idris mengatakan bahwa kebijakan ladies parking itu bagian dari menghargai dan pengarusutamaan gender. Menurutnya itu bukan merupakan kebijakan pemisahan atau segregasi.

“Artinya, teknisnya seperti kereta gitu, ladies gerbong. Jadi kalau perempuan boleh di tempat laki-laki kalau penuh, tajp laki-lami tidak boleh ke tempat perempuan,” ujar Wali Kota Idris di Kantor DPRD Depok, Jumat, 19 Juli 2019 soal ladies parking.

Ia menegaskan bahwa itu bukan kebijakan yang intoleransi. “Seperti di kantor Wali Kota kita siapkan parkir yang untuk ladies (ladies parking). Kalau ada mobil dengan pengemudi laki-laki kita tegur di situ. Tapi kalau wanita mau parkir atas ya silakan. Itu prakteknya begitu. Tapi kita siapkan untuk laki-laki dan khusus perempuan.

“Idris mengatakan bahwa melihat perkembangan untuk memperluas kebijaka  itu ke beberapa titik parkir baru. Menurut dia, kalau itu efektif dan bahus bakal dilanjutkan oleh Pemkot Depok. Ini juga sesuai dengan arahan pusat soal pengarusutamaan gender,” ucap dia.

Sebelumnya, Sebanyak 15 warga Depok mendatangi Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok untuk menyampaikan penolakan kebijakan pemisahan parkir perempuan dan laki-laki atau ladies parking. Mereka berasal dari Masyarakat Cinta Depok.

Kedatangan mereka yang memprotes beleid ladies parking diterima oleh Wakil Ketua Komisi D, Sahat Farida Berlian.

“Kami datang untuk menyampaikan surat terbuka yang ditandatangani 100 orang yang berisi bahwa segregasi atau pemisahan tidak sama dengan perlindungan,” kata perwakilan Masyarakat Cinta Depok, Antarini Arna di Kantor DPRD, Jumat, 19 Juli 2019.

Berita Terkait

Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial
Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?
Menlu Iran-Utusan AS Diklaim Hampir Baku Hantam saat Nego, Gegara Apa?
Isu Geopolitik Memanas, Pemerintah Pastikan Keamanan Jemaah Haji 2026
‎Survei LSI: 74,9 Persen Responden Bersedia Ikut Perang Membela Negara ‎ ‎
Modus Mengerikan Bupati Tulungagung Peras Anak Buahnya ‎
Modus ‘Umpan’ Rp 300 Juta: Ahmad Sahroni Bongkar Aksi Pemerasan Pegawai KPK Gadungan!
Saksi Ungkap Tradisi ‘Duit Setan’ di Kemnaker: Diperas Sejak 2001, Melawan Malah Dimarahi Pejabat

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:01 WIB

Harga Avtur Meroket, Presiden Prabowo Pasang Badan: Tambahan Biaya Haji Tak Boleh Bebani Jemaah!

Rabu, 15 April 2026 - 12:47 WIB

Pahit! Drama Metropolitano: Barcelona Menang di Kandang Atletico, Namun Gagal ke Semifinal

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial

Rabu, 15 April 2026 - 09:29 WIB

Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?

Rabu, 15 April 2026 - 09:26 WIB

Menlu Iran-Utusan AS Diklaim Hampir Baku Hantam saat Nego, Gegara Apa?

Rabu, 15 April 2026 - 08:04 WIB

2.423 Jemaah Haji Depok Siap Berangkat, Enam Kloter Diberangkatkan Mulai 22 April 2026

Rabu, 15 April 2026 - 08:01 WIB

Diskarpus Depok Genjot Digitalisasi Buku Letter C di 17 Kelurahan Tahun 2026

Rabu, 15 April 2026 - 07:59 WIB

Jelang HUT ke-27, PUPR Depok Masifkan Penataan Kabel Udara di Berbagai Titik Strategis

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial

Rabu, 15 Apr 2026 - 09:32 WIB