Pembunuh Purnawirawan TNI Depok Ditangkap

- Reporter

Rabu, 3 Juli 2019 - 08:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com –  Terungkap sudah kasus perampokan disertai pembunuhan terjadi di kawasan Limo, Depok, pada Minggu (30/6/2019) kemarin. Korbannya bernama Reinhard Parerungan (78), seorang purnawirawan TNI AL.

Korban ditemukan dalam keadaan tewas bersimbah darah. Polisi pun telah mengamankan seorang pria diduga pelakunya.

Hari Minggu (30/6/2019) kemarin, warga di sekitar Jalan Artayasa, Grogol, Limo, Kota Depok dihebohkan adanya temuan seorang pria paruh baya tewas bersimbah darah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belakangan diketahui, korban bernama Reinhard Parerungan (78) dan merupakan seorang Purnawirawan TNI AL.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan mengatakan, korban ditemukan meninggal oleh anaknya bernama Paul Alexander (44) ketika pulang bekerja dari daerah Jakarta Selatan.

“Jadi anak korban sekira pukul 17.00 WIB pergi kerja dan meninggalkan korban sendiri di rumah, ketika pulang sekira pukul 22.30 WIB ia mendapati rumahnya gelap karena meteran listriknya diturunkan” ujar Deddy dikonfirmasi, Senin (1/7/2019)

Lanjut Deddy, setelah meteran listrik dinaikan ia mendapati rumahnya dalam kondisi berantakan dan banyak bercak darah di lantai rumahnya.

Setelah ditelusuri, ia pun mendapati ayahnya sudah dalam kondisi meninggal dunia tergeletak di kamar mandi.

“Korban ditemukan bersimbah darah di kamar mandi, dan ada luka bacok dibagian belakang kepalanya,” kata Deddy.

Deddy juga mengatakan, hasil pemeriksaan diketahui sejumlah barang korban raib yang diantaranya adalah dompet, tiga unit handphone, dan satu unit laptop.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani Polresta Depok untuk mencari tahu penyebab kematian korban.

Polisi berhasil meringkus BS (25), perampok yang menewaskan Reinhard Parerungan (78) pensiunan TNI AL di kediamannya yang beralamat di Jalan Artayasa No.8, Limo, Kota Depok.

Sempat melarikan diri, polisi harus menangkap BS di kawasan Sukabumi, Jawa Barat.

Hasil pemeriksaan sementara, diketahui ternyata BS pernah bekerja di rumahnya sebagai pembantu selama dua tahun lamanya.

“Jadi pelaku ini pernah bekerja di rumah korbannya selama dua tahun menjadi asisten rumah tangga, dan berhenti tahun 2017,” kata Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto di Mapolresta Depok, Pancoran Mas, Senin (1/7/2019).

Didik menuturkan pihaknya masih berusaha memeriksa keterangan dari pelaku terkait motifnya merampok hingga nekat menghabisi nyawa korban.

Sebelumnya diberitakan, dari penangkapan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga milik korbannya.

Linggis Diduga Kuat Dipakai Habisi Korban

Dari penangkapan BS, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu unit laptop, tiga unit handphone, dan sebuah dompet yang diduga milik korbannya.

Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto mengatakan, hasil pemeriksaan sementara tim dokter, korban meregang nyawa akibat pukulan benda tumpul dibagian belakang kepalanya.

Di lokasi kejadian juga, polisi menemukan sebatang linggis yang diduga kuat menjadi alat BS untuk menghabisi nyawa korban.

“Di TKP juga kami temukan linggis yang diduga kuat dipakai pelaku untuk melakukan pemukulan terhadap korban,” kata Didik di Mapolresta Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (1/7/2019).

Pantauan TribunJakarta.com, linggis tersebut berukuran panjang lebih dari satu meter.

Di beberapa bagian linggis tersebut, terlihat bercak darah kecil-kecil yang sudah mulai mengering.

Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan insentif di Mapolresta Depok untuk menguak motif sesungguhnya BS nekat menghabisi nyawa Reinhard.

<

Berita Terkait

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024
Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?
Perkuat Sinergitas Lintas Sektor, Komitmen BIN Sukseskan WWF ke-10 di Bali Banjir Apresiasi
85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama
Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:03

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:58

PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:56

SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:53

Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:51

Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:00

85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:38

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:47

Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya

Berita Terbaru