Konflik Ruang Ganti Manchester United, Pemain Asal Inggris Terlalu Dimanja

- Reporter

Minggu, 26 Mei 2019 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Ruang ganti Manchester United dikabarkan tengah terpecah karena beberapa pemain tidak senang dengan kebijakan klub yang memberikan kontrak baru pada Ashley Young, Chris Smalling, dan Phil Jones. Pemain-pemain lain merasa pemain kelahiran Inggris terlalu diistimewakan.

Smalling menandatangani kontrak baru pada Desember 2018 lalu, yang mengikatnya bersama Setan Merah sampai 2022. Phil Jones juga menekan perpanjangan kontrak empat setengah tahun Februari kemarin. Pun Ashley Young yang diikat satu tahun lagi.

Keputusan itu terbilang aneh. Tiga pemain itu bukanlah pemain terbaik MU. Mereka justru tidak lagi berada dalam puncak permainannya, terlebih Phil Jones yang sering membuat blunder konyol.

Menurut The Times, banyak pemain MU yang merasa tidak diperlakukan dengan adil. Ketika pemain seperti Smalling, Jones, dan Young mendapatkan kontrak baru, pemain-pemain seperti David De Gea justru harus menunggu.

Perpanjangan kontrak De Gea belum juga menemui titik terang. Kabarnya, pihak klub masih keberatan dengan tuntutan gaji De Gea.

Hal serupa juga terjadi pada Ander Herrera dan Juan Mata. Herrera bahkan sudah memutuskan hengkang, Juan Mata masih berusaha dirayu.

Sikap MU ini tampak jelas. Mereka memperlakukan pemain-pemain asal Inggris terlalu istimewa, tidak peduli dengan performa mereka di lapangan.

Mau tak mau, banyak pemain MU yang keberatan dengan sikap manajemen. Pemain-pemain lain ini merasa pemain-pemain asal Inggris itu tidak pantas mendapatkan kontrak mereka jika dibandingkan dengan anggota skuad yang lainnya.

Tercatat, Phil Jones hanya tampil 24 kali musim ini, dia banyak dihantam cedera. Young dan Smalling lebih banyak bermain, tetapi performa mereka hanya mengundang kritik.

Satu yang pasti, jika ingin membangun skuat dan membentuk MU yang baru, tindakan MU tidak menggambarkan demikian. Seharusnya mereka melepas pemain-pemain yang hanya jadi beban, entah mereka berasal dari Inggris atau tidak.

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer punya pekerjaan besar untuk mengembalikan identitas MU. Tentu dengan terlebih dahulu membuat klub memahami kesalahan mereka.

Berita Terkait

Memanfaatkan Lahan Sempit, Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Depok
Mendorong Budaya Sensor Mandiri: Langkah Pemkot Depok Membangun Generasi Bijak Tontonan
Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga
KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai
Proyek Pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Capai Progres 15 Persen
LSF Dorong Kesadaran Publik Memilih Tontonan Melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri
Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo
Dishub Depok Segera Luncurkan Angkot Listrik, Siap Layani Trayek Terminal Depok–Jatijajar

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:42 WIB

Memanfaatkan Lahan Sempit, Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Depok

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:35 WIB

Mendorong Budaya Sensor Mandiri: Langkah Pemkot Depok Membangun Generasi Bijak Tontonan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:54 WIB

Cegah Stunting di Jakarta Utara, PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rorotan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:55 WIB

Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:52 WIB

KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:56 WIB

LSF Dorong Kesadaran Publik Memilih Tontonan Melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:46 WIB

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Wakil Wali Kota Depok Rayakan Kemenangan Tim Jagoannya

Senin, 20 Juli 2026 - 21:27 WIB

Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo

Berita Terbaru