KRL dan busway terganggu demo, MRT Lancar jaya

- Reporter

Rabu, 22 Mei 2019 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com  – Kerusuhan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat dini hari tadi memberikan dampak pada sejumlah perjalanan moda transportasi massal seperti kereta commuter line (KRL) dan bus Transjakarta.

Rabu (22/5/2019) menjajal sendiri untuk menuju ke Lapangan Banteng, Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat dengan menaiki beberapa transportasi massal.

Berangkat dari Stasiun KRL Rawa Buntu di BSD, Tengerang, petugas KRL yang berada di loket sudah memberikan informasi kepada seluruh penumpang untuk menghindari turun di Stasiun Palmerah dan Tanah Abang.

Petugas menyarankan untuk Stasiun Tanah Abang hanya sebagai transit melanjutkan perjalanan ke stasiun lain. Namun, pada kenyataannya KRL hanya melayani sampai Stasiun Kebayoran saja. Begitu pun pada KRL selanjutnya yang semula diinformasikan bisa sampai ke Stasiun Tanah Abang namun hanya berhenti di Stasiun Kebayoran.

Untuk menuju ke Lapangan Banteng Jakarta Pusat pun tidak bisa menggunakan Bus Transjakarta. Pasalnya, sejumlah rute Transjakarta mengalami penyesuaian, antara lain koridor 1 (Blok M-Kota),4A (Grogol-TU GAS), 4C (Bundaran Senayan- TU GAS), 5A (Melayu-Grogol), 6A (Ragunan-Monas).

Serta perpendekan layanan dengan tidak melayani kawasan Tanah Abang, seperti Tanah Abang-Batusari (8K),Tanah Abang-Blok M (1N),Tanah Abang-Kebayoran Lama (8C). Selain itu layanan bus wisata dan bus gratis juga sementara berhenti beroperasi.

Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono menghimbau masyarakat untuk mengantisipasi perjalanan dengan mendapatkan informasi.

“Petugas Transjakarta maupun media sosial secara aktif menginformasikan,” katanya dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (22/5/2019). dia mengatakan penyesuaian layanan ini bersifat situasional. Apabila pihak berwenang menyatakan situasi kondusif maka rute akan kembali sesuai jadwal.

Penulis: Reza fiqih Faturrahman

 

Berita Terkait

Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kukusan Depok
20 Warga Depok Siap Berangkat Kerja ke Jepang, Pemkot Buka Peluang untuk 1.000 Peserta
14 Bangunan Toko di Jalan Raya Limo Disorot, Diduga Tak Berizin
Pemkot Depok Mulai Rancang Pembangunan Flyover Margonda-Juanda, Ditargetkan Groundbreaking 2027
Pemkot Depok Gandeng PT BSA Olah Sampah Jadi RDF 1.000 Ton per Hari
Unindra Terima 7 Ribu Lebih Mahasiswa Baru, PKKMB Digelar Luring dan Daring
Warga Depok Berpeluang Kerja di Jepang, Pelatihan Driver Dibuka Gratis
Progres Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Sawangan Lampaui 51 Persen

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:29 WIB

Cegah Tawuran, Polres Metro Depok Canangkan Bapak Asuh dan Sahabat untuk Siswa

Kamis, 3 September 2026 - 17:59 WIB

HUT Ke-27 DPRD Depok: Yeti Wulandari Tekankan Persatuan dan Integritas Anggota Dewan

Kamis, 3 September 2026 - 17:52 WIB

Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kukusan Depok

Kamis, 3 September 2026 - 17:49 WIB

20 Warga Depok Siap Berangkat Kerja ke Jepang, Pemkot Buka Peluang untuk 1.000 Peserta

Kamis, 3 September 2026 - 17:45 WIB

14 Bangunan Toko di Jalan Raya Limo Disorot, Diduga Tak Berizin

Kamis, 3 September 2026 - 16:33 WIB

Pemkot Depok Gandeng PT BSA Olah Sampah Jadi RDF 1.000 Ton per Hari

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Atasi Masalah Sampah, PT BSA dan Pemkot Depok Bangun Fasilitas Pengolahan Modern di TPA Cipayung

Rabu, 2 September 2026 - 19:40 WIB

Peringati HUT ke-37 GOW, Wali Kota Depok Dorong Perempuan Jadi Penggerak Pengurangan Sampah

Berita Terbaru