Lawan Golput Ala Forum Pegiat Medsos Independen

- Reporter

Senin, 15 April 2019 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Golput menjadi kekhawatiran dalam setiap kontestasi pemilu baik dalam Pilkada maupun Pemilu nasional yaitu Pileg atau Pilpres. Golput merupakan masalah sekaligus musuh utama dalam pemilu. Bukan cuma karena masyarakat apatis, tapi sisa surat suara karena Golput khawatir disalahgunakan . Jika Golput cukup tinggi dalam kontestasi Pemilu maka legitimasi dari Pemilu itu sendiri menjadi kurang berkualitas dan selanjutnya dapat menjadi celah bagi pihak-pihak tertentu untuk mempolitisasi hasil Pemilu.

Golput bukanlah sebuah pilihan. Golput hadir dari rasa pesimistis dan apatisme sekelompok orang terhadap calon pemimpin dan kondisi lingkungan. Gerakan Golput ini juga tidaklah membawa perubahan yang baik bagi kondisi politik Indonesia.

Atas pemahaman diatas, Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) dengan berbagai aksi kreatif terus mengajak masyarakat menyambut dan.mensukseskan Pemilu dengan antusias tinggi dan rasa riang gembira. Dengan demikian, semoga angka Golput dapat ditekan. Berikut 3 tips mengajak teman, kerabat dan masyarakat agar tidak Golput, Tips ini diberikan oleh Koordinator Nasional FPMSI Hafyz Marshal.

1. Hilangkan Pikiran Negatif

Stigma bahwa Politikus adalah ‘kotor’ dan tidak baik masih menjadi salah satu faktor di antara banyak faktor yang mampu menurunkan partisipasi pemilih di masyarakat.

“Saya tidak sependapat dengan mereka yang mengatakan para politikus semuanya kotor. Saya masih yakin ada orang-orang bersih di sana meski jumlahnya tidak banyak dan bisa membuat ’bersih’ momentum Pemilu inilah seharusnya dimanfaatkan.untuk.memilih sebanyak-banyaknya politisi.bersih bersih agar dapat memimpin dan mewakili “ujar Hafyz.

Oleh karena itu melalui proses demokrasi ini, pastikan dirimu terlibat dalam Pemilu ini. Pilihlah caleg-caleg dan Presiden yang mampu mengayomi masyarakat kedepan.dan.mau bekerja keras untuk rakyat yang diwakilinya.

2. Katakan Tidak, Pada Yang Mengajak Golput

Dengan menolak, berarti sudah menyelamatkan masa depan Bangsa, karena Golput seperti mengabaikan satu fakta bahwa masih ada kelompok masyarakat cerdas lain dalam tatanan demokrasi selain mereka. Sikap Golput seolah-olah melihat tidak ada lagi jalan keluar dan memandang cuma mereka saja yang punya konsepsi ideal. Lalu ketika konsep ideal tersebut tidak bisa diterapkan, terus menyalahkan realitas di lapangan.

3. Bersikap Aktif

“Kalau ada konten yang terverifikasi ya distribusikan. Tapi kalau ada konten bohong, ya nggak usah disebar. Kalau ada konten yang menghina, abaikan kalau perlu laporkan. Setidaknya, sebagai milenial, berusaha aktif dan menjadi filter saja lah lebih dulu” Kata Hafyz.

Aktif yang dapat dilakukan memutus mata rantai supply dan demand, agar narasi negatif yang menyasar bisa berkurang. Lalu cara untuk memutus mata rantai tersebut adalah jangan diam dan bersikap aktif.

Dalam kadar tertentu Golput merupakan sikap pengecut, tanda orang yang mengalah, dan merupakan pertanda orang yang sudah putus harapan. Jadi mulai sekarang Ayo Aktif !

Senada dengan ucapan Hafyz, Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) Rusdil Fikri mengingatkan agar publik tanah air turut serta, meramaikan dan memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak terbaik, dan sudah jelas kerjanya nyatanya.

“Kita masih butuh pemimpin yang track record baik, bersih, jujur dan tidak korupsi serta bekerja dengan keras dan baik serta tulus. Lalu yang terpenting sudah jelas kerja nyatanya untuk Indonesia,” tuturnya.

Rusdil Fikri Juga berharap Pemilu 2019 pada 17 April nanti dapat berjalan damai., berkualitas dan bermartabat.

“Stop Ajakan Golput di Pilpres 2019, Jangan Takut Memilih dan Datang Ke TPS untuk gunakan hak suaramu dengan jernih dan cerdas. Mari bersama sama menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai dan nyaman. Pileg dan Pilpres 2019 damai rakyat pun ikut tenang,” tutup Ketua FPMSI Rusdil Fikri dalam keterangan persnya (15/4).

 

Berita Terkait

PRIMAGEN: Solusi Komprehensif untuk Pengembangan Mahasiswa Berkelanjutan!
Pimpin Sekolah Berkualitas: Mulai dari Memahami Potensi Genetik Setiap Siswa Bersama PRIMAGEN
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Gelar Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesona Square Mall Depok Tahun 2026
Ketika Amanah Harus Dijaga dengan Sistem, KIAS Travel Hadirkan Escrow Account untuk Lindungi Dana Jemaah
Dinas Pendidikan Kota Depok Gelar Bimtek Digitalisasi Pembelajaran bagi SPNF Se-Kota Depok di PKBM Primago Indonesia
PKBM Primago Indonesia Ikuti Kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) Pramuka Kwarran Limo Depok Tahun 2026
PELUANG EMAS! Wakaf 100 Buku + Gratis Pelatihan Bisnis untuk Siswa & Santri Untuk Pesantren di Kota Depok 2026
Peringati World Lake Day 2026, Pemkot Depok Tegaskan Larangan Mengeruk Danau untuk Perumahan

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Ketika Amanah Harus Dijaga dengan Sistem, KIAS Travel Hadirkan Escrow Account untuk Lindungi Dana Jemaah

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Persiapan Porprov Jabar XV 2026, Stadion Merpati Depok Ditutup Mulai 31 Agustus

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:55 WIB

PKBM Primago Indonesia Ikuti Kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) Pramuka Kwarran Limo Depok Tahun 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:45 WIB

DPRD Beri Lampu Hijau, Pemkot Depok Targetkan Fasilitas RDF Beroperasi pada 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:16 WIB

DLHK Depok Dorong Budaya Clean Up Rutin Melalui Program Depok ASRI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Wawalkot Depok Ajak Warga Jadikan Gerakan Indonesia ASRI Kebiasaan Sehari-hari

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:41 WIB

KLH Beberkan Kondisi Mayoritas Danau di Indonesia Rusak dan Tercemar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Sukses Gelar Reuni Akbar Alumni 2026 di Pesona Square Mall Depok

Berita Terbaru