Berapa Waktu Ideal Anda Harus Bertahan Dalam Satu Pekerjaan?

- Reporter

Sabtu, 13 April 2019 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Pengalaman bekerja merupakan salah satu persyaratan dalam setiap lowongan kerja. Biasanya, orang-orang yang memiliki pengalaman kerja di bidang yang dibutuhkan akan lebih diutamakan dibanding dengan mereka yang baru lulus kuliah (fresh graduate).

Penulis manajemen buku terlaris dan kontributor CNBC Suzy Welch mengatakan, berpindah-pindah pekerjaan bisa merusak resume Anda. Namun, tinggal terlalu lama dalam satu pekerjaan juga bisa berbahaya bagi karir Anda.

“Beberapa tahun lalu ini adalah standar bagi lulusan untuk mendaftar untuk berkarir di sebuah perusahaan. Hari ini, tentu saja, ekonomi berubah terlalu cepat bagi kebanyakan orang untuk mendapatkan jalur karir yang lebih baik,” kata Welch dilansir CNBC ‘Make It’.

Menurutnya, hampir tidak ada orang yang mengharapkan pekerjaan pertama mereka, atau hampir semua pekerjaan, menjadi yang terakhir. Dia menilai, batas waktu yang wajar untuk menempuh suatu pekerjaan adalah tiga hingga lima tahun.

“Semakin lama Anda tinggal di satu perusahaan, semakin banyak manajer perekrutan mulai bertanya, dapatkah kandidat ini menyesuaikan diri dengan budaya yang berbeda, kecepatan yang berbeda, cara berbeda dalam melakukan sesuatu?” imbuhnya.

Untuk itu, Anda bisa membuat suatu rencana di setiap tiga tahun pertama Anda bekerja, apakah Anda harus bertahan atau berhenti dari pekerjaan. Hal itu menjadi landasan yang cukup bagi Anda untuk meningkatkan resume Anda.

“Jika Anda memiliki hasrat positif terhadap pekerjaan Anda, maka tetaplah di sana. Tidak ada alasan untuk meninggalkan pekerjaan yang Anda sukai jika memiliki masa depan yang menarik bagi Anda,” tandas Welch.

Penulis: Ardiansyah Septian

Editor: Muhammad Rafi Hanif

 

Berita Terkait

Wali Kota Depok dan Masyarakat Meriahkan Senam Massal KORMI x Aloha Max di DOS
28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia
BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG Karangturi usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan
Batik Gong Si Bolong Depok Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026
10 Pasang Finalis Abang Mpok Depok Tampilkan Bakat Lewat Lenong dan Budaya Lokal
Supian Suri Senam Bersama Ribuan Warga di DOS, Ajak Budayakan Hidup Sehat
Festival Kreasi Budaya Anak Semarakkan Hari Anak Nasional Jawa Barat 2026, Ruang Ekspresi Sekaligus Pelestarian Budaya Sunda
Supian Suri Dilantik Jadi Ketua Mabicab Pramuka Depok, Wahid Suryono Pimpin Kwarcab 2026–2031

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Pemkot Depok Buka Peluang Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Job Fair 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Pemkot Depok Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Studio Alam TVRI untuk Pentas Seni dan Musik

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Depok College Access Resmi Beroperasi Penuh, Layanan Beasiswa Kini Bisa Daring dan Tatap Muka

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Lurah dan Warga Beji Depok Kompak Pasang Bendera Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Pemkot Depok Alokasikan Rp1 Miliar Lebih untuk Perbaiki Trotoar Amblas di SeCAWAN

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Bakal Bagikan 3.403 Bendera Gratis saat CFD

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Kebakaran Melanda Komplek Kopassus Sukatani Depok, 5 Unit Damkar Dikerahkan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:41 WIB

28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru