PSI Minta KPK Usut Tuntas Atas OTT yang Dilakukan Terhadap Ketum PPP Romi

- Reporter

Sabtu, 16 Maret 2019 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepol.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengklaim terkejut atas kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuzy oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski terkejut, PSI tetap mendesak KPK mengusut tuntas dugaan korupsi yang melibatkan pria yang kerap disapa Romi itu.

“Kami terkejut atas pemberitaan OTT Mas Romi. PSI menganggap ini kasus hukum dan meminta KPK untuk bekerja secara profesional menangani kasus ini secara tuntas,” ujar juru bicara PSI, Rian Ernest dalam keterangan tertulis, Jumat (15/3).

Terkait dengan OTT Romi, Rian menilai hal itu menunjukkan bahwa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi berjalan baik. Ia menilai penindakan terhadap Romi juga membuktikan tudingan KPK ‘tebang-pilih’ tidak benar.

Ia juga berkata penangkapan Romi membuktikan Presiden Joko Widodo alias Jokowi tidak memberi perlindungan kepada siapa pun ketika bermasalah dengan hukum.

“Tidak ada perlindungan hukum yang dilakukan Pak Jokowi kepada siapa pun yang bermasalah secara hukum,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga mengklaim OTT terhadap Romi membenarkan pidato Ketum PSI, Grace Natalie yang menilai komitmen pemberantasan korupsi di tubuh partai sangat lemah.

“Kasus ini juga menunjukkan pidato Ketum PSI, Grace Natalie benar,” ujar Rian.

Sebelumnya, lembaga penegak hukum membenarkan salah satu pihak yang diamankan dalam OTT di Sidoarjo, Jawa Timur itu adalah Ketum PPP, Romahurmuziy alias Romi.

“Dari sumber A1. Kejadiannya jam 09.00 di Kanwil Kementerian Agama Sidoarjo, yang ditangkap Romi,” kata sumber tersebut ketika dihubungi lewat telepon hari ini.

Belum diketahui pasti, terkait apa OTT terhadap Romi dan pihak lainnya. Termasuk berapa orang yang diamankan.

Sementara Ketua KPK, Agus Rahardjo membenarkan soal operasi senyap tersebut. Namun dia tak membeberkan identitas para pihak yang diamankan dalam OTT dimaksud. Dia hanya meminta semua pihak bersabar dan menunggu keterangan resmi dari KPK.

“Tunggu konpers lanjutannya di KPK besok pagi,” tutup Agus.

 

Penulis: Muthia Dewi Safira

Editor: Faisal Nur Fatullah

Berita Terkait

Depok Punya Senam Paricara Dharma
Cing Ikah Imbau Istri ASN dan Pejabat di Depok Bijak Bermedia Sosial
TP-PKK Kota Depok Gelar Pengajian Rutin di Kecamatan Cimanggis, Perkuat Nilai Keagamaan dan Kebersamaan
Pemkot Depok Gelar Operasi Bersih di Fly Over UI, Siapkan Penataan Lahan Rawan Sampah
Sambut Festival Heritage Depok Lama, Sebagian Jalan Pemuda Ditutup Mulai Malam Ini
Beasiswa Kuliah Gratis Pemkot Depok Resmi Dibuka, Pendaftaran Mulai Awal Juli 2026
Pastikan Sesuai Aturan, Wakil Wali Kota Depok Pantau Langsung Layanan Daycare
Kolaborasi Petugas Gabungan dalam Penertiban Ratusan Bangunan Liar di Jalan Juanda Depok

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:33 WIB

Depok Punya Senam Paricara Dharma

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:12 WIB

Cing Ikah Imbau Istri ASN dan Pejabat di Depok Bijak Bermedia Sosial

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:09 WIB

TP-PKK Kota Depok Gelar Pengajian Rutin di Kecamatan Cimanggis, Perkuat Nilai Keagamaan dan Kebersamaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:43 WIB

Pemkot Depok Gelar Operasi Bersih di Fly Over UI, Siapkan Penataan Lahan Rawan Sampah

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:42 WIB

Sambut Festival Heritage Depok Lama, Sebagian Jalan Pemuda Ditutup Mulai Malam Ini

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:53 WIB

Pastikan Sesuai Aturan, Wakil Wali Kota Depok Pantau Langsung Layanan Daycare

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:27 WIB

Kolaborasi Petugas Gabungan dalam Penertiban Ratusan Bangunan Liar di Jalan Juanda Depok

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:26 WIB

Sentuhan Hangat Pemkot Depok untuk Kanvas Kehidupan Para Pelukis Lokal

Berita Terbaru

Berita

Depok Punya Senam Paricara Dharma

Jumat, 26 Jun 2026 - 19:33 WIB