Untuk Memantau Kemacetan, 8 APIL Depok Dilengkapi CCTV

- Reporter

Sabtu, 2 Maret 2019 - 22:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pemerintah Kota Depok semakin mempercanggih sarana dan prasarana, salah satunya Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL). Saat ini Pemkot Depok melengkapi APIL dengan kamera Circuit-Closed Television (CCTV).

“Kalau APIL yang terkoneksi dengan ATCS (Area Traffic Control System) itu kita bisa langsung monitor, kayak APIL di Juanda kita monitor itu di ATCS kita, sudah bisa langsung itu,” ujar Dadang Wihana selaku Kadishub Kota Depok, Jumat (1/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan terdapat delapan APIL yang dilengkapi dengan CCTV dan tersambung ke ATCS, yakni APIL di Jalan Juanda, Simpang Ramanda, Simpang Tugu Jam, Simpang Depok, Simpang Raya Bogor, Simpang Bojong Sari, Simpang PLN Nusantara, dan Simpang Sengon.

“Itu sudah terkoneksi dengan ATCS kita, ada CCTV kita,” terangnya.

Dengan adanya CCTV tersebut, dapat memudahkan proses pemantauan kemacetan yang berada di Depok.

“Untuk memantau lalu lintas di sana,” ucapnya.

Ke depannya, Dishub Depok berencana akan melakukan penambahan CCTV di Simpang Pal UI. Saat ini APIL di Simpang PAL UI mengalami mati total.

“Jadi di sana, karena memang itu rusak total, harus diganti, jadi akan ambil fiber optiknya dari Simpang Pal UI, akan kita inventariskan fiber optiknya dari sana. Itu akan dilengkapi CCTV juga di sana,” ujarnya.

Terlepas dari kecanggihan APIL tersebut, ada beberapa APIL yang sering mengalami gangguan. Seperti salah satunya APIL di simpang Juanda-Margonda Raya, yang terganggu pada Rabu (7/2).

APIL tersebut mati sejak pukul 06.00 WIB hingga malam hari. Hal tersebut membuat petugas kepolisian pun harus turun tangan untuk mengatur arus lalu lintas secara manual.

“Iya (penyebab) karena terbakar itu APIL-nya, korsleting,” ucapnya.

APIL di simpang Juanda-Margonda sudah diperbaiki. Namun, APIL di Jalan M Jasin yang sedang mengalami gangguan.

“Hari ini di Jalan M Jasin. Ketika APIL mati, itu ada laporan, karena ketika mati itu tidak langsung ada spare part-nya, harus dicari dulu. Kemarin, makanya di persimpangan Juanda-Margonda itu pengaturan secara manual oleh petugas Dishub dan Polantas,” pungkasnya.

 

Penulis : Nia RS

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

<

Berita Terkait

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024
Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?
Perkuat Sinergitas Lintas Sektor, Komitmen BIN Sukseskan WWF ke-10 di Bali Banjir Apresiasi
85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama
Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:03

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:58

PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:56

SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:53

Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:51

Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:00

85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:38

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:47

Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya

Berita Terbaru