Menghilangkan Bau di Situ Pladen Dengan Menggunakan Nano Bubble

- Reporter

Rabu, 27 Februari 2019 - 14:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Keluhan warga Beji, Depok kaitan pencemaran Situ Pladen, Beji yang sangat mengkhawatirkan membuat Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) turun tangan dengan memasang tiga unit alat plasma Nano Bubble seperti di Kali Hitam Setiong,  Jakarta.

“Pencemaran air di Situ Pladen, Beji, sudah dalam kategori sedang-berat. Air di Situ Pladen kelebihan beban mencapai 89,87 persen, sehingga sudah sangat tercemar,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)  Depok Ety Suryahati didampingi Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, dan Penataan Lingkungan (P3L)  di DLHK, Bambang Supoyo, Selasa (26/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa waktu lalu Menteri LHK, Siti Nurbaya didampingi Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LHK RI, MR Karliansya, beberapa waktu lalu meninjau langsung kondisi Situ Pladen kaitan keluhan warga terhadap pencemaran dan dangkalnya Situ Pladen beberapa tahun belakangan ini.

Ia mengatakan bahwa Nano Bubble dapat menambah oksigen dalam air agar bau tidak sedap menghilang. Ia juga menjelaskan bahwa setelah satu atau dua bulan air di Situ Pladen akan dicek kembali untuk melihat hasilnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna,  sangat mendukung pemasangan tiga unit alat Nano Bubble pinjaman dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)  yang dipasang di Situ Pladen, Beji.

“Jelas sangat perlu untuk dipasang di lokasi situ atau kali yang tercemar limbah buangan, termasuk di Situ Rawa Kalong dan lainnya.  Untuk Situ Citayam juga perlu mendapatkan perhatian karena semakin menyempit akibat diurug warga dan bangunan,” ujar Pradi.

Sedangkan, Situ Pladen merupakan satu dari tiga Situ yang akan direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Depok di 2019, selain Situ Rawa Besar dan Sawangan. Namun, dari ketiga Situ tersebut, Situ Pladen mendapatkan anggaran yang lebih besar mencapai Rp 15 Miliar, imbuhnya.

 

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Muthia Dewi Safira

 

<

Berita Terkait

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*
Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 10:19

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:31

Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terbaru