Tertangkapnya Kapal Maling Ikan di Perairan Indonesia

- Reporter

Rabu, 20 Februari 2019 - 13:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.comĀ – Sebuah kapal maling ikan, akhirnya berhasil ditekuk di perairan Indonesia. Sebelumnya dalam kurun waktu 10 tahun, kapal ini berhasil menjarah ikan di lautan dunia, bahkan kapal itu berhasil lolos berulang kali dari upaya penangkapan.

Selasa sore (19/2), kapal yang dikenal dengan sebutan Andrey Dolgov tersebut sedang mati-matian untuk melarikan diri dari kapal patroli Angkatan Laut (AL) Indonesia yang bersenjata lengkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, setiap pergerakan kapal pencuri ini tidak terlepas dari intaian pesawat tak berawak yang terus berputar-putar di atasnya hingga akhirnya kapal AL Indonesia berhasil membuat kapal pencuri ikan ini menyerah. Pengejaran ini berlangsung dramatis.

Kapal Andrey Dolgov atau yang dikenal dengan STS-50 dan Sea Breez 1 ini telah menjarah sumber daya lautan yang paling berharga, yaitu ikan. Kegiatannya ini merupakan bagian dari jaringan kriminal internasional terorganisir yang tumbuh subur di antara garis hukum maritim dengan pejabat korupsi.

Operasi penangkapan kapal dan awaknya merupakan hasil kerja sama antara polisi dan otoritas maritim, berbulan-bulan melakukan pekerjaan yang melelahkan dengan pelacakan satelit.

“Kapten dan kru terkejut telah ditangkap,” ujar Andreas Aditya Salim, bagian dari gugus tugas kepresidenan di Indonesia yang memimpin operasi untuk menjerat Andrey Dolgov.

Kapal ini ditangkap di Selat Malaka, tepatnya di jalur pelayaran utama antara semenanjung Melayu dan Pulau Sumatera.

Saat para perwira angkatan laut Indonesia naik ke kapal tersebut, ditemukan setumpuk jaring-jaring besar berulir halus yang jika digunakan akan merentang hingga 18 mil atau setara 29 km.

Dalam satu kali operasi, ikan senilai 6 juta USD atau setara 4,56 juta GBP, berhasil ditangkap dengan menggunakan jaring yang berada di atas kapal.

Ikan-ikan ini ditangkap secara ilegal, kemudian hasilnya akan dibawa ke darat untuk dijual ke pasar gelap atau dicampur dengan hasil tangkapan legal. Sehingga, ikan-ikan ini nantinya akan berakhir di rak supermarket, meja restoran, dan meja makan masyarakat.

“Kira-kira, 20% dari hasil tangkapan ikan di dunia itu ilegal. Unreported atau unregulated,” ujar Katie St John Glew yang merupakan biologis kemaritiman di National Oceanography Centre.

Apes buat Andrey Dolgov lantaran memasuki perairan Indonesia yang disebut sebagai salah satu negara yang sangat gencar memerangi praktik penangkapan ikan ilegal di bawah komando Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Sejak 2014, Susi sudah menangkap dan meledakkan 488 kapal ilegal fishing.

 

Penulis : Nia

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

<

Berita Terkait

LPM Aktif dan Non Aktif Dukung Supian Suri Jadi Walikota Depok 2024
3 Periode Berkuasa, Mazhab HM Ungkap Mohammad Idris Faktor Kemenangan PKS Depok
Gelar Open House, Ribuan Warga Depok Berbondong-bondong Datangi Kediaman Supian Suri
Apakah Kita Masih Fitri?
Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah
Gelar Puncak Acara Ramadhan, Zona Madina Ajak Masyarakat Mensyukuri Segala Hal
ZONA MADINA BERSAMA ISLAMIC RELIEF INDONESIA GELAR DAKWAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA
Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 10:57

LPM Aktif dan Non Aktif Dukung Supian Suri Jadi Walikota Depok 2024

Senin, 15 April 2024 - 10:22

3 Periode Berkuasa, Mazhab HM Ungkap Mohammad Idris Faktor Kemenangan PKS Depok

Sabtu, 13 April 2024 - 07:21

Gelar Open House, Ribuan Warga Depok Berbondong-bondong Datangi Kediaman Supian Suri

Jumat, 12 April 2024 - 06:00

Apakah Kita Masih Fitri?

Senin, 8 April 2024 - 09:21

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Selasa, 2 April 2024 - 11:39

ZONA MADINA BERSAMA ISLAMIC RELIEF INDONESIA GELAR DAKWAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA

Senin, 1 April 2024 - 16:00

Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024

Senin, 1 April 2024 - 12:34

Tips agar rumah tetap aman saat di tinggal mudik

Berita Terbaru

Artikel

Apakah Kita Masih Fitri?

Jumat, 12 Apr 2024 - 06:00

Artikel

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Senin, 8 Apr 2024 - 09:21