Bisakah Susu Menetralkan Alkohol dan Narkoba dalam Darah?

- Reporter

Senin, 18 Februari 2019 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Susu kerap dijadikan pertolongan pertama saat keracunan karena punya sifat melarutkan dan menyerap racun. Inilah yang kemudian membuat banyak orang percaya bahwa susu bisa menetralkan alkohol dan narkoba dalam darah. Namun, apa benar demikian?

Proses penyerapan alkohol dan narkoba dalam tubuh

Sebelum mengetahui apakah susu memang dapat menetralkan narkoba dan alkohol, ada baiknya jika Anda mengetahui lebih dulu bagaimana proses penyerapan alkohol dan narkoba alias obat terlarang dalam tubuh.

Penyerapan alkohol dalam tubuh tergolong cepat. Tidak seperti nutrisi lain yang baru diserap saat makanan memasuki usus halus, alkohol sudah mulai diserap sejak berada dalam lambung. Sekitar 20 persen alkohol yang Anda minum diserap di sini.

Sisanya, alkohol kemudian diserap oleh usus halus. Setelah itu, alkohol akan memasuki darah dan beredar ke seluruh tubuh. Zat buangan dari metabolisme alkohol lalu dikeluarkan dari tubuh melalui keringat, urine, dan air liur.

Sementara itu, narkoba yang diminum melalui mulut kurang lebih sama dengan makanan pada umumnya. Obat terlarang tersebut akan dihaluskan di lambung, diserap ke usus halus, lalu dibawa oleh darah.

Bedanya, darah membawa obat ke hati dahulu, lalu diedarkan ke seluruh tubuh.

Sementara itu, jenis narkoba yang disuntikkan ke pembuluh darah melewati proses yang berbeda. Obat yang diminum sampai akhirnya melalui saluran pencernaan dapat mengurangi beberapa persen komponen obat.

Namun, narkoba suntik akan masuk seutuhnya ke dalam darah.

Bisakah susu menetralkan alkohol dan narkoba?

Sebuah anggapan lama menyatakan bahwa lemak pada susu dapat melapisi lambung dan menghambat penyerapan alkohol. Akhirnya, banyak orang meminum susu atau mengonsumsi sumber lemak, seperti minyak zaitun untuk ‘melapisi’ lambungnya.

Padahal, sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan apakah susu benar-benar dapat menetralkan narkoba dan alkohol.

Bukannya melapisi lambung, susu justru diuraikan dalam lambung menjadi berbagai nutrisi yang lebih sederhana. Di antaranya protein, lemak, vitamin, mineral, serta gula dalam bentuk laktosa dan glukosa.

Hal ini sejalan dengan sebuah penelitian dalam The British Journal of Medicine. Penelitian ini tidak menemukan manfaat signifikan dari bahan-bahan yang sering dianggap bisa melapisi dinding lambung ataupun meredakan hangover setelah mabuk.

Anggapan bahwa makanan dan minuman tertentu bisa melapisi lambung hanyalah mitos belaka.

Interaksi antara susu dan alkohol dalam lambung tidak menimbulkan efek signifikan. Pasalnya, sebagian alkohol telah terserap dan susu telah terurai.

Selain alkohol, susu juga belum terbukti dapat menetralkan narkoba dan obat-obatan pada umumnya. Interaksi antara susu dan obat tertentu memang dapat menghambat penyerapan obat oleh usus, tapi bukan menetralkannya.

Kondisi ini terjadi karena kalsium dalam susu berikatan dengan bahan tertentu pada obat. Meski pada akhirnya, obat atau narkoba yang dikonsumsi melalui mulut akan tetap diserap oleh usus dan memasuki aliran darah.

Hal yang sama juga berlaku bagi pengguna narkoba suntik. Begitu memasuki aliran darah, zat dalam narkoba akan bergerak dengan cepat menuju berbagai organ tubuh. Pada tahap ini, susu sudah berubah wujud menjadi nutrisi yang paling sederhana.

Jadi, anggapan bahwa susu mampu menetralkan alkohol dan narkoba tidaklah benar. Susu juga tidak dapat melapisi lambung dan melindunginya dari zat-zat tertentu sebagaimana yang dipercaya banyak orang.

Alih-alih minum susu, cara terbaik menetralkan efek alkohol dan narkoba dari diri Anda adalah dengan tidak mengonsumsinya lagi. Dengan menghindari keduanya, Anda telah melindungi diri dari efek zat adiktif yang membahayakan.

Berita Terkait

Lima RW di Rangkapan Jaya Baru Gunakan Dana RW untuk Pengadaan Ambulans
Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda Bakal Dibangun, Terhubung hingga BORR
Minat Lansia Ikuti Sekolah Lansia di Duser Terus Meningkat, Kini Capai 167 Peserta
CPH Laporkan Dugaan Korupsi DPRD Maluku Utara, Minta KPK Gunakan Kewenangan Supervisi
Pemkot Depok Imbau Peringatan HUT ke-81 RI Digelar Sederhana dan Bebas Kepentingan Politik
Wali Kota Depok: Job Fair 2026 Jadi Ruang Belajar dan Peluang Raih Pekerjaan
Job Fair Depok 2026 Masih Dipadati Pencari Kerja, Ribuan Pelamar Berburu Lowongan
DLHK Depok Pastikan Pengangkutan Sampah ke TPA Cipayung Tetap Normal

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Penataan Pasar Cisalak: Satpol PP Depok Tertibkan 350 Lapak Liar di Fasilitas Umum

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Wali Kota Supian Suri Lepas 136 Anggota Pramuka Depok Menuju Jamnas XII 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Laga Trofeo Brotherhood Pertemukan The Legend Pemain Timnas di Kukusan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Irekaps FC Sabet Juara Soeratin U-15 Piala Wali Kota Depok 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Pohon-Pohon di Depok Dibungkus Kain Merah Putih Jelang HUT ke-81 RI, Ada Pesan Khusus Lingkungan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Tak Hanya Juara, Pemkot Depok Gandeng 20 Finalis Abang Mpok 2026 Jadi Duta Pembangunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Karnaval Kemerdekaan, Sasana Bulan Kampanyekan Go Green

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, Wali Kota Depok Bagikan Belasan Ribu Bendera Merah Putih di CFD Margonda

Berita Terbaru