Penghentian Galian di Kampung Serab Kota Depok

- Reporter

Minggu, 17 Februari 2019 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Galian dianggap mengganggu, Satpol PP Kota Depok menghentikan pekerjaan galian tanah di wilayah RW 05, Jalan RRI, Kampung Serab, Sukmajaya, Depok.

“Kami menjalankan perintah untuk menghentikan aktivitas galian tanah, kami juga menyita kunci dari kendaraan yang dipakai oleh pihak galian, untuk mengangkat tanah,” kata Kepala Seksi Transmas Tibum Satpol PP Kota Depok, R Agus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lienda Ratnanurdianny yang merupakan Kepala Satpol PP Kota Depok, mengatakan karena tidak memiliki ijin, aktivitas galian tanah yang ada di Kampung Serab dihentikan. Pihaknya langsung menerjunkan petugas untuk datang kelokasi dan langsung memberhentikan aktivitas galian tanah.

Kegiatan penggalian ini telah melanggar Perda Kota Depok No 16 tahun 2012, bahwa setiap orang atau badan dilarang melakukan penggalian dan pengurukan tanah yang tidak sesuai dengan izin rekomendasi yang diberikan oleh pejabat yang berwenang serta dapat membahayakan orang lain dan lingkungan di sekitar lokasi penggalian atau pengurukan. Tentang pembinaan dan pengawasan ketertiban umum, tertulis di pasal 13.

“Kami sudah menghentikan kegiatan galian tanah Parung Serab. Sebelum ada izinnya, mereka tidak boleh ada aktivitas penggalian tanah di lokasi tersebut,” ucap Lienda.

Aktivitas galian tanah yang terletak di Kampung Serab, tepat di depan maskas Garnisun, sebelumnya memang sudah diprotes warga lantaran merusak jalan dan mengganggu masyarakat sekitar.

Bahkan, sambungnya, truk pengangkut tanah itu juga sudah menelan korban luka luka, lantaran truk galian tanah yang ugal-ugalan dan menabrak pohon serta tiang PJU. Sehingga, seorang warga menjadi korban tertimpa pohon dan dirawat ke rumah sakit.

“Selama adanya galian tanah ini, mata saya terganggu akibat debu dari tanah dan ketika hujan, jalanan jadi licin dari tanah yang menempel di jalan raya. Kami warga sangat terganggu, kami harap Pemkot Depok terus mengawasi galian tanah itu,” sahut Romlih, warga Kampung Serab.

 

Penulis : Nia

Editor : Faisal Nur Fatullah

<

Berita Terkait

Ketua Dewan Kebudayaan Kota Depok (DKD) Dr Awaluddin Faj Hadiri Kegiatan Ngubek Empang Lebaran Depok 2024
Pia Eks Vokalis Utopia Akan Hadir Meriahkan Acara Lebaran Depok 2024
SMP ARRAHMAN DEPOK Adakah Kegiatan Wisata Akhir Tahun Ke Pengalengan Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok
Komunitas Pers Tolak Draft UU Penyiaran
Langkah Awal Revitalisasi Kawasan Pecinan, Pemkot Semarang Akan Benahi Kawasan Kelenteng Tay Kak Sie Dan Gapura Masuk
Bank Jateng Apresiasi Promedia Teknologi sebagai Ekosistem Media Daring yang Sehat
Gunakan Formasi Unik, Thiago Motta Sukses Bawa Klub ini Berada di Papan Atas Seri-A 
Menanti Aksi Ciamik Ester Nurumi Triwardoyo di Thailand Open 2024

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 20:39

Ketua Dewan Kebudayaan Kota Depok (DKD) Dr Awaluddin Faj Hadiri Kegiatan Ngubek Empang Lebaran Depok 2024

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:36

Pia Eks Vokalis Utopia Akan Hadir Meriahkan Acara Lebaran Depok 2024

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:20

SMP ARRAHMAN DEPOK Adakah Kegiatan Wisata Akhir Tahun Ke Pengalengan Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:09

Komunitas Pers Tolak Draft UU Penyiaran

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:16

Langkah Awal Revitalisasi Kawasan Pecinan, Pemkot Semarang Akan Benahi Kawasan Kelenteng Tay Kak Sie Dan Gapura Masuk

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:10

Gunakan Formasi Unik, Thiago Motta Sukses Bawa Klub ini Berada di Papan Atas Seri-A 

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:07

Menanti Aksi Ciamik Ester Nurumi Triwardoyo di Thailand Open 2024

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:57

Mustika Ratu Hair Care Series Raih Top Innovation Award 2024

Berita Terbaru

Berita

Komunitas Pers Tolak Draft UU Penyiaran

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:09