Jokowi Ingatkan Uang PKH Untuk Pendidikan dan Gizi Anak

- Reporter

Rabu, 13 Februari 2019 - 18:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), agar menggunakannya untuk pendidikan dan gizi anak.

“Hati-hati anggaran ini sejak awal memang diperuntukan untuk kepentingan pendidikan dan gizi anak, perjanjian awalnya seperti itu,” ujar Jokowi dalam acara yang digelar di Graha Insan Cita, Depok, Jawa Barat, kepada 1.000 orang warga Kota Depok, Selasa (12/02).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jokowi pun membolehkan anggaran PKH nantinya, digunakan untuk membeli keperluan seperti telur, buku, hingga seragam sekolah. Sementara jika uang PKH disalah gunakan untuk membeli sesuatu di luar pendidikan dan gizi anak, seperti halnya membeli rokok untuk suaminya ataupun membeli pulsa telepon genggam maka pemerintah akan mencabut kepesertaannya dari program tersebut.

“Uang yang ada disaldo tidak boleh untuk beli rokok, kalau ketahuan kartunya kita cabut. Hati-hati, janjian sejak awal dulu,” ucap Jokowi.

Sekitar Rp70,55 miliar yang terdiri Rp26,46 miliar untuk 21.374 KPM PKH dan Rp44,09 miliar untuk 33.408 penerima BPNT. Ini dikerahkan untuk Kota Depok, Jawa Barat, sebagai bantuan PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT).

Pada 2019 alokasi anggaran PKH secara nasional ditingkatkan menjadi Rp34,4 triliun dari angka sebelumnya Rp19,2 trilliun pada 2018.

Skema pemberian bantuan PKH berubah, yang sebelumnya flat menjadi non-flat atau bervariasi disesuaikan dengan kondisi dari penerima bantuan PKH.

 

Penulis : Nia

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru