2 Dari 504 Pasien Meninggal Dugaan Terjangkit DBD

- Reporter

Kamis, 7 Februari 2019 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – DBD merupakan penyakit yang akhir-akhir ini sedang banyak terjadi, salah satunya di Depok. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Depok, Umi Zakiati membenarkan ada dua warga Depok yang meninggal.

Namun, dia belum bisa memastikan dua pasien itu sudah pasti meninggal akibat demam berdarah dengue (DBD).

“Jadi, informasi yang kita dapat, memang ada yang meninggal. Tapi apakah meninggalnya karena DBD, ini masih kita investigasi,” ujar Umi saat ditemui di kantornya, Balai Kota Depok, Senin 4 Februari 2019.

Ia mengatakan, dua pasien itu sebelumnya dirawat di rumah sakit (RS) swasta di Depok dan meninggal sekitar pertengahan Januari 2019.

“Kita sudah melakukan PE (penyelidikan epidemologi) sejak minggu lalu untuk mengetahui penyebab pasien meninggal. Kalau hasilnya sudah keluar, nanti kita ungkap dan tentunya harus koordinasi dulu dengan rumah sakit,” katanya.

Umi juga mengatakan, berdasarkan laporan RS ke Dinas Kesehatan Kota Depok, jumlah pasien yang terindikasi DBD terus meningkat.

Sejak 1-31 Januari 2019, angka pasien suspect DBD yang menjalani perawatan mencapai 504 pasien.

“Dari 504 pasien itu, yang sudah dapat dipastikan menderita DBD sebanyak 436. Sementara sisanya masih diduga,” bilang Umi.

Angka 504 merupakan kalkulasi baik yang masih dirawat atau pun sudah sembuh.

Umi mengungkapkan, hingga kini terdapat lima dari 63 kelurahan se-Kota Depok yang memiliki kasus DBD terbanyak. Kelima kelurahan itu antara lain Cipayung (38 kasus), Beji (36 kasus), Pancoran Mas (34 kasus), Ratujaya (30 kasus), dan Harjamukti (22 kasus).

Ia berharap jumlah penderita DBD dapat menurun meski hujan masih terus mengguyur kota belimbing itu.

“Inginnya sih angkanya menurun tidak perlu tunggu sampai musim hujan berakhir. Makanya warga harus ikut menjaga rumahnya masing-masing agar bersih dari jentik nyamuk,” katanya.

Sesuai edaran Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad, Umi mengimbau warga untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) minimal satu minggu sekali.

“Tidak perlu setiap hari. Cukup satu minggu sekali tapi rutin. Karena waktu yang dibutuhkan dari jentik menjadi nyamuk itu 8-9 hari. Jadi, sebelum menjadi nyamuk, kita harus berantas jentiknya,” bilangnya.

PSN dapat dilakukan dengan cara 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali atau daur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, plus sejumlah pencegahan seperti menabur bubuk larvasida, menggunakan obat nyamuk, kelambu, memelihara ikan pemakan jentik, menanam tumbuhan pengusir nyamuk, dan sebagainya.

 

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Muthia Dewi Safira

Berita Terkait

Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:48 WIB

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:17 WIB

Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:31 WIB

Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:15 WIB

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:36 WIB

Program Kelas Persiapan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Gak Cuma Jago Ngaji, Santri Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Borong 11 Medali di IPB Championship 2026!

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok, Distribusikan 7 Hewan Qurban Tahun 2026, Ajarkan Makna Pengorbanan dan Ilmu Praktis kepada Santri.

Berita Terbaru

Berita

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:48 WIB

Berita

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Jumat, 5 Jun 2026 - 22:15 WIB