Era Industri 4.0, Kadin Nilai Kurikulum Enterpreneurship Penting di Terapkan Kampus

- Reporter

Selasa, 27 November 2018 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Eddy Ganefo mengatakan pentingnya penerapan kurikulum Enterpreneurship oleh para pendidik di Era Indonesia 4.0. Hal ini disampaikan Eddy Ganefo dalam acara Temu Wicara dan Seminar Wisuda Periode 1 Wilayah 3, Tahun Akademik 2018/2019 di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Senin (26/11).

“Di Era Industri 4.0 ini sudah banyak mahasiswa yang kini sudah menjadi pengusaha sukses,” kata Eddy di temui di akhir acara.

Untuk itu, Eddy yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Sumsel Satu meminta kepada para tenaga pendidik untuk mengisi kurikulumnya dengan teori Enterpreneur. Menurutnya supaya tertanam jiwa Kewirausahaan untuk para mahasiswa. Sehingga, menurut Eddy, nanti setelah para mahasiswa itu lulus mereka tidak hanya mempunyai usaha sendiri, tapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

“Jika jiwa Enterpreneur sudah tertanam dibenak mereka para mahasiswa, maka ide-ide yang mereka miliki akan mampu tertuang,” ujarnya.

Eddy mengatakan, perlu adanya pihak yang mampu mengusulkan kepada Dikti maupun Depdiknas untuk menerapkan kurikulum Enterpreneur di tingkat Mahasiswa.

“Tidak hanya mahasiswa yang mampu memanfaatkan peluang industri 4.0 ini, Pada dasarnya kemampuan Enterpreneur itu sudah ada dalam diri tiap-tiap individu,” jelas Eddy.

Ia juga mengatakan, kemampuan dan modal enterpreneur dalam diri tiap-tiap orang hanya perlu digali, diasah. Sehingga, bagaimana kemampuan itu bisa dikemas untuk memasuki market-market yang ada.

“Untuk mengikuti era industri 4.0 kemampuan market yang perlu dimiliki yaitu melalui aplikasi-aplikasi dan konten-konten media sosial yang ada, dengan itu semua akan punya nilai dan bisa menghasilkan,” kata Eddy.

Menurut Eddy, dalam setiap usaha perlu adanya perencanaan dari segi waktu, tempat, anggaran biaya, SDM, alat-alat dan lainya. Perencanaan ini, menurut Eddy akan menjadi evaluasi untuk para pengusaha pemula.

“Jika adanya perencanaan maka ada hasil evaluasi, jika adanya hasil evaluasi maka para pengusaha akan mampu menilai kemampuan marketing mereka, sebab jika marketing bagus maka usaha dinyatakan berhasil,” jelasnya.

Seminar dihadiri oleh 2300 peserta dan dari 2300 peserta ada 1890 adalah guru dari berbagai tingkat dan dari 11 wilayah lalu sisanya adalah mahasiswa Universitas Terbuka. (FKV)

Berita Terkait

Kemeriahan Nobar Final Piala Dunia 2026, Alun-Alun Timur Depok Dipadati Ribuan Suporter
Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Semarak Puncak Hari Koperasi ke-79 di Kota Depok, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Hiburan Rakyat
Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital
DPRD Depok Setujui Raperda APBD 2025, Tekankan Evaluasi PAD dan Serapan Belanja
Pasar Terbesar di Depok Bakal Ditata, Wawalkot Chandra Rahmansyah Pimpin Langsung Aksi Operasi Bersih
Walikota Depok, Supian Suri Apresiasi Kontribusi Investor, Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Wamen LH Targetkan Seluruh Sampah Dikelola pada 2029, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Lahan Sudah Diserahkan, Pembangunan Gedung SMKN 5 Depok Belum Juga Dimulai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:17 WIB

PERSADA 212 Depok Kecam Promosi Miras Nemport Dengan Chalenge Hafal Ayat Al-Quran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Tembus Level Proaktif Bintang 3, Depok Jadi Kota Pertama di Indonesia Raih Predikat PKP-BJ dari LKPP

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Normalisasi Kali Pesanggrahan, Banjir Cipayung-Pasir Putih Mulai Surut

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dorong Generasi Muda Aktif di Masjid, DKM Masjid Baitul Kamal Balaikota Depok Bentuk Remaja Masjid

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Diduga Ditemukan Indikasi Bahan Radioaktif, Pemkot Depok Tinjau Bekas TPS Liar di Limo

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Wamen LH Sidak TPA Cipayung, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan Sampah Menuju Target 2029

Berita Terbaru