STEI SEBI Cetak 197 Pejuang Ekonomi Syariah Pada Wisuda XIII  

- Reporter

Minggu, 18 November 2018 - 22:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI menggelar perayaan Dies Natalis ke-20 bertepatan dengan acara Wisuda XIII kelulusan tahun akademik 2018/2019 di Sebi Hall, STEI SEBI. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (17/11) bertajuk  “Menyemai Ilmu dan Kebajikan, Bersama Membangun Indonesia Sejahtera ”. Pada wisuda kali ini STEI SEBI meluluskan sebanyak 197 wisudawan/wati dari jenjang Strata Satu yang terdiri dari tiga jurusan yaitu: Akuntansi Syariah, Perbankan Syariah dan Bisnis Syariah.

Pelaksanaan wisuda diawali dengan sambutan dari Wali Amanat Yayasan Bina Tsaqofah, Ketua Bina Tsaqofah, Diktis dan Kopertais. Ketua Senat Akademik STEI SEBI menjelaskan perkembangan STEI SEBI selama setahun terakhir. Dalam laporannya, Ketua Senat mengumumkan bahwa STEI SEBI mendapatkan penghargaan “Islamic Human Resources Development ” dari Global Islamic Finance Award  (GIFA) yang dipimpin Prof. Humayon Dar (Cambridge, UK) .

Dalam wisuda kelulusan tahun ajaran 2018/2019 terdapat pula orasi ilmiah dengan tema “Mengangkat SDM Keuangan dan Bisnis Syariah Berdaya Saing Tinggi di Era Industri 4.0” yang diisi oleh Prof. Dr. Hermanto Siregar, M. Ec., selaku Komisaris Utama BRI Syariah dan motivasi untuk wisudawan yang diisi oleh Direktur Utama BJB Syariah, Indra Falatehan, ST., MM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, Prof. Dr. Hermanto Siregar menyampaikan, “Saat ini yang literasi atas ekonomi syariah tidak lebih dari 25%. Jadi hanya seperempat dari orang Indonesia yang mengetahui tentang ekonomi syariah itu hanya mengetahui perbankan syariah. Ini adalah tantangan yang berat namun memiliki peluang yang besar dan harus kita wujudkan untuk sistem ekonomi syariah di Indonesia,” jelasnya.

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru