Kemenperin Susun Pedoman Kawasan Industri 4.0

- Reporter

Selasa, 16 Oktober 2018 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Perindustrian telah menyusun pedoman untuk pengembangan kawasan industri generasi keempat atau disebut Eco Industrial Park. Upaya ini merupakan hasil kolaborasi Kemenperin dengan The Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) atau badan kerja sama internasional pemerintah Jerman.

“Pedoman tersebut memuat kriteria-kriteria agar suatu kawasan industri bisa disebut eco industrial park,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara di Jakarta, Selasa (16/10). Hal ini juga telah dipaparkannya dalam kegiatan Eco Industrial Parks for Green Industry pada acara 5th Green Industry Conference di Bangkok, beberapa waktu lalu.

Isi pedoman itu antara lain terkait tentang manajemen dan pelayanan kepada tenant, fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki, efisiensi sumber daya dan energi, pengelolaan lingkungan, serta tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Ngakan, yang membedakan kawasan industri generasi keempat dengan generasi sebelumnya adalah penambahan konsep ramah lingkungan dalam pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung serta bangunan yang ada di kawasan industri tersebut. “Konsep eco industrial park ini dapat diterapkan baik untuk kawasan industri yang sudah ada maupun kawasan industri baru,” jelasnya.

Lebih lanjut, langkah mendorong pengembangan kawasan industri yang ramah lingkungan ini juga merupakan wujud komitmen Kemenperin terhadap pelaksanaan program industri hijau yang telah dirintis sejak tahun 2009, dengan ditandai pula keikutsertaan Indonesia dalam penandatanganan Manila Declaration.

“Program industri hijau sendiri kemudian menjadi salah satu tujuan penyelenggaraan perindustrian di Indonesia sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian,” tegasnya.

Bahkan, sejalan dengan inisiatif dari penerapan Making Indonesia 4.0, di mana fokus untuk mendesain ulang zona industri dan mengakomodasi standar-standar keberlanjutan. “Kawasan industri generasi keempat nanti dicirikan sebagai pusat pertumbuhan kota baru. Hal ini dimungkinkan karena semua fasilitas sudah saling terintegrasi dengan satu sama lainnya,” tutur Ngakan.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan, pihaknya terus mendorong industri nasional untuk mendukung program ekonomi berkelanjutan. “Industri manufaktur berperan penting dan memberikan dampak luas dalam mewujudkan circular economy di Indonesia,” ujarnya.

Konsep circular economy juga dinilai berkontribusi besar dalam menerapkan pola produksi dan konsumsi berkelanjutan yang menjadi tujuan ke-12 pada Sustainable Development Goals (SDGs).

Menurut Menperin, Indonesia tengah melihat konsep ekonomi keberlanjutan sebagai peluang untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya saing sektor manufaktur. Upaya yang dilakukan, misalnya melalui pelestarian lingkungan serta peggunaan teknologi bersih, biokimia, dan energi terbarukan.

“Oleh karenanya, pemerintah akan berusaha memenuhi persyaratan keberlanjutan di masa mendatang, dengan membangun iklim usaha yang kondusif melalui pemberian insentif baik fiskal maupun non-fiskal untuk investasi yang ramah lingkungan,” paparnya.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar menyatakan, pihaknya menyambut baik atas perhatian pemerintah terutama Kemenperin yang fokus pada pengembangan kawasan industri sebagai sarana penopang implementasi industri 4.0. “HKI terus berupaya membantu pemerintah dalam meningkatkan daya saing kawasan industri di Indonesia,” tuturnya.

Sanny menyebutkan, hingga saat ini, jumlah kawasan industri yang telah tergabung di HKI sebanyak 87 kawasan industri dengan luasan area mencapai 86,8 ribu hektare di 18 provinsi. “Total industri yang sudah dibangun lebih dari 9 ribu perusahaan manufaktur,” ungkapnya.

Kemenperin mencatat, selama periode tahun 2015-2017, sektor manufaktur yang telah menanamkan modalnya di seluruh kawasan industri di Indonesia mencapai Rp 126,5 triliun. Investasi di tiga tahun terakhir tersebut terdiri dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp103 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) hingga Rp23,5 triliun.

Kemudian, investasi sektor manufaktur di 13 kawasan industri baru pada tahun 2018 ini diproyeksi bisa menembus angka Rp250,7 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 112 ribu orang. Ke-13 kawasan industri baru itu meliputi KI Morowali, KI/KEK Sei Mangkei, KI Bantaeng, KI JIIPE Gresik, KI Kendal, KI Wilmar, KI Duma, KI Konawe, KI/KEK Palu, KI/KEK Bitung, KI Ketapang, KI/KEK Lhokseumawe, dan KI Tanjung Buton.

Berita Terkait

SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Family Gathering Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026
Perkuat Identitas Sekolah, SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gandeng Konsultan Branding Sekolah Alumni Gontor.
Pantau KDKMP Grogol, Supian Suri Pastikan Program Kebutuhan Pokok Murah Berjalan
SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.
SMP Mumtaza Islamic School Gelar Fieldtrip 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Al Ikhwan Tasikmalaya Gandeng PRIMAGO Consulting dalam Pengembangan Sekolah
Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Chandra Rahmansyah Ajak Warga Kelola Sampah Lewat Aksi Olahraga dan Edukasi Lingkungan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Air Situ Pladen Diuji, DLHK Depok Tunggu Hasil Lab

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Wali Kota Depok: Seluruh Umat Beragama Punya Hak Setara Dirikan Rumah Ibadah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Supian Suri Apresiasi Semangat Kebersamaan di HUT ke-27 HKBP Limo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Dorong Sektor Usaha, Ini Misi Chandra Rahmansyah Bersama HIPPI Depok

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Peringati HUT Korem 051, Koramil Beji Sebar Bantuan Sembako

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:14 WIB

SDN Anyelir 1 Siap Siaga: Murid dan Guru Belajar Tanggap Bencana

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Target Emas Porprov 2026: Supian Suri Minta Atlet Depok Murni Fokus Juara!

Berita Terbaru

Pemeriksaan kualitas air Situ Pladen di Kecamatan Beji dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok bersama Lurah Beji, Samsu Sadikin, melalui pengambilan sampel pada Jumat (23/10/2026). (Foto: Dok. Narasumber)

Berita Depok

Air Situ Pladen Diuji, DLHK Depok Tunggu Hasil Lab

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:52 WIB

Wali Kota Depok Supian Suri bersama para jemaat HKBP Limo usai meresmikan bangunan rumah ibadah, Minggu (25/10/26). (Foto: Humas Depok)

Berita Depok

Supian Suri Apresiasi Semangat Kebersamaan di HUT ke-27 HKBP Limo

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:33 WIB

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah (tengah) menghadiri pelantikan DPC HIPPI Kota Depok 2026-2031, di The Castle Kecamatan Pancoran Mas, Rabu (21/10/26). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

Dorong Sektor Usaha, Ini Misi Chandra Rahmansyah Bersama HIPPI Depok

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:28 WIB