SUMUT – Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia R.M. Tedy Aliudin melakukan kunjungan ke pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sumatera Utara. Dalam Kunjungan ini R.M. Tedy Aliudin didampingan perwakilan Kadin Sumatera Utara Sukardi dan Barik. Kunjungan dengan melakukan pertemuan pelaku UMKM di Sumatera Utara dilakukan di sebuah Restoran di Kota Medan pada Senin (16/07/2018).
Hadir dalam pertemuan ini antara lain Kelompok UMKM petambak Ikan Patin, Perkebunan Sirih, Peternakan Sapi, Peternakan Ayam, Peternakan bebek, Petani Padi, dan masih banyak lainnya. Dalam kesempatan tersebut para pelaku UMKM menyampaikan keluhan seputar sulitnya mendapatkan pembiayaan dari perbankan.
“Selama ini para pelaku UMKM masih banyak terjerat oleh pembiayaan pihak ketiga (rentenir) yang cukup merugikan pelaku UMKM, namun karena kondisi yang terpaksa, harus dilakukan,” kata Tedy Aliudin atau akrab disapa Raden Tedi setelah pertemuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Raden Tedy juga menyampaikan bahwa pada dasarnya perbankan memiliki skim pembiayaan yang dikhususkan untuk pelaku UMKM, selain Produk Kredit Usaha Rakyat, dengan tingkat suku bunga yang sangat ringan. dimana saat ini hanya 7% pertahun, juga masih banyak skim pembiayaan lainnya dari perbankan.
“Namun kendala selama ini pelaku UMKM tidak tertib administrsi terutama tertib keuangan. Seharusnya setiap transkasi keuangan sudah melalui Bank, agar terlihat aktifitas usaha, yang menjadi suatu penilaian positif bagi perbankan,” ujar Raden Tedi.
Pertemuan dengan pelaku UMKM, dikatakan Raden Tedi, banyak membahas tentang peningkatkan produktifitas UMKM Sumatera Utara kearah yang lebih baik. Ia mengatakan, peran Kadin Indonesia sangat dinanti oleh pelau UMKM Sumatra Utara.
“Peran Kadin Indonesia sangat diharapkan oleh pelaku UMKM dapat membantu lebih banyak dan berkelanjutan, sehingga pelaku UMKM akan mendapatkan suatu perubahan yang lebih baik lagi,” ujar Raden Tedi.
Mendapat Sambutan Hangat dari Pihak BANK
Pada kesempatan terpisah, Bapak Raden Tedy didampingi oleh Perwakilan Kadin Sumatera Utara melakukan pertemuan dengan Kepala Cabang Sentra Kredit Bank BNI Faisal dan Pimpinan Wilayah Bank Mandiri Sumatera Utara. Kedua pertemuan terpisah tersebut mendapat sambutan hangat dari pihak perbankan, dimana mereka akan dengan senang hati membantu pembiayaan UMKM sepanjang layak sesuai aturan yang ada di Perbankan.
“Dan bahkan Bank mandiri menyatakan bahwa dengan adanya Kadin Indonesia, akan lebih membantu didalam penyaluran pembiayaan kredit Mikro dan KUR kepada pelaku UMKM baik di Sumatera Utara maupun Aceh yang menjadi wilayah kerja mereka,” ungkap Raden Tedi.
Baik Bank BNI maupun Bank Mandiri di Sumatera Utara, menurut Raden Tedi, berharap selain melakukan pembiayaan perorangan pelaku UMKM dalam binaan Kadin Indonesia, juga dilakukan Kerjasama antara Kadin Indonesia dengan perbankan di tingkat Pusat, agar pelaksanaan pembiayaan didaerah lebih memiliki panduan yang baik.
“Kami (Kadin Indonesia) berharap perbankan dapat membantu secara optimal salah satu kelemahan pelaku UMKM dari sisi permodalan. Dengan memberikan suatu skala prioritas pada pelaku UMKM, dengan tetap sesuai aturan perbankan yang ada. Juga diharapkan secara nasional Ratio Kredit kepada UMKM minimal dapat tercapai 20% sesuai aturan Bank Indonesia nomor 17/12/PBI/2015,” pungkasnya.
