SMP Swasta di Kota Depok Wajib Terima 2 Siswa Jalur Tidak Mampu

- Reporter

Rabu, 11 Juli 2018 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – SMP swasta di Kota Depok wajib menerima minimal 2 murid dari jalur tidak mampu. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Swasta (MKKS) Kota Depok Nina Herlina. Aturan ini mulai berlaku pada tahun ajaran 2018.

“Ini kesepakatan baru di tahun ini. Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), Dinas Pendidikan Depok, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Dewan Pendidikan dan MKKS membuat kesepakatan sebagai bentuk kebersamaan,” ucap Nina dikutip dari Kompas.com.

Nina Herlina juga mengatakan bahwa keputusan ini disepakati karena pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online jalur tidak mampu lebih banyak dibandingkan pendaftar jalur prestasi. Untuk Anda ketahui, sebanyak 3.800 siswa mendaftar melalui jalur tidak mampu, sementara SMP Negeri di Kota Depok berjumlah 26 sekolah dengan daya tampung 7.984 siswa.

Dari angka tersebut dapat Anda lihat bahwa pendaftar jalur tidak mampu sudah lebih dari setengah daya tampung SMP Negeri di Kota Depok. Tidak adil bagi mereka yang daftar di jalur prestasi kalau semua yang masuk siswa dari jalur tidak mampu. Dengan melalui kesepakatan ini, Nina Herlina berharap semua siswa kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan dengan baik dan gratis.

Untuk mendaftar SMP swasta gratis, syarat diperlukan yaitu memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM); Kartu Keluarga Depok; peserta didik yang sudah mendaftar di SMP negeri, tetapi tidak tertampung; Surat Keterangan Miskin dari sekolah asal; dan surat pertanggungjawaban mutlak dari orangtua.

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika, SMAN 4 Depok Gelar Pelatihan Metode GASING untuk Guru SD hingga SMA
Pelebaran Simpang Parung Bingung Segera Dimulai, Ini Ruas Jalan yang Bakal Ditangani
Pemkot Depok Uji Coba Pengalihan Akses Masuk Kendaraan ke Balai Kota
Kelurahan Cilangkap Hadirkan Layanan CIMORI, Dekatkan Akses Rontgen Paru Hingga Tes IVA Gratis Bagi Warga
Cimanggis Night Festival: Wadah Promosi UMKM Sekaligus Hiburan Warga Depok
Pemprov Jabar Gelar Rakor Bahas Penguatan Pelayanan Dasar Masyarakat
Depok Terpilih Jadi Pilot Project Akselerasi Pengelolaan Sampah Organik 2026
Even Semarak Nusantara Ayoyda Pala Meningkatkan Seni dan Budaya

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:57 WIB

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama

Berita Terbaru