Penyakit Menular yang Mematikan Ini Muncul di Kalangan Gay dan Belum Ada Obatnya

- Reporter

Rabu, 7 Maret 2018 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Baru-baru ini, di Amerika, muncul sebuah penyakit menular seksual yang diderita banyak kalangan gay di sana. Penyakit tersebut bernama Sarkoma Kaposi, yakni sebuah penyakit kanker yang menyebabkan sebagian kecil jaringan abnormal tumbuh di bawah kulit, di sepanjang mulut, hidung, dan tenggorokan atau di dalam organ tubuh lainnya. Bagian tersebut biasanya berwarna merah atau ungu dan terbuat dari sel kanker dan sel darah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh dr. Dewi Inong Irana, Sp.KK. yang pada Selasa, 6 Maret lalu menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok di Aula Bappeda Gedung Dibaleka Kota Depok. dr. Dewi mengatakan bahwa penyakit ini mulai banyak menyerang para pelaku gay di Amerika sejak tahun 2016 dan saat ini sudah masuk ke Indonesia.

Ini penyakit baru, 2016 saya ke Amerika tiap tahun karena saya anggota. Ini ada penyakit baru di kalangan gay. Namanya Sarkoma Kaposi dan ini belum ada obatnya. Matinya cepat sekali, nggak ada obatnya. Khusus di kalangan gay nularinnya di sana,” ungkapnya di sela sela pemaparan materi yang ia berikan.

Dewi mengatakan bahwa penyakit ini dulunya hanya muncul pada penderita HIV/AIDS yang tidak diobati ataupun memang sudah tidak dapat diobati. Namun, kini banyak juga para penderita Sarkoma Kaposi yang tidak memiliki riwayat HIV/AIDS.

Dulu, Sarkoma Kaposi itu muncul pada penderita HIV yang tidak bisa diobati.  Cuma, anehnya ini muncul loh tapi kenapa HIVnya negatif. Bingung semua,” ujarnya.

 

Penulis: Suci Cahyani

Editor: Siti Melyana

Berita Terkait

Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa
Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital
PT. Tirta Asasta Depok Raih Anugerah Transformasi Korporasi dan Tata Kelola BUMD Menuju IPO
Era Baru Perlindungan Jemaah Umrah Dimulai, Tiga PPIU Luncurkan Escrow Account Bersama BSI
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:42 WIB

Memanfaatkan Lahan Sempit, Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Depok

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:35 WIB

Mendorong Budaya Sensor Mandiri: Langkah Pemkot Depok Membangun Generasi Bijak Tontonan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:54 WIB

Cegah Stunting di Jakarta Utara, PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rorotan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:55 WIB

Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:52 WIB

KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:56 WIB

LSF Dorong Kesadaran Publik Memilih Tontonan Melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:46 WIB

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Wakil Wali Kota Depok Rayakan Kemenangan Tim Jagoannya

Senin, 20 Juli 2026 - 21:27 WIB

Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo

Berita Terbaru