Ajak Tangkal Propaganda Asing Demi Wujudkan Papua Damai, Warganet Bersatu Produksi Konten Positif

- Reporter

Kamis, 26 September 2019 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi publik bersama berbagai kalangan dan insan warganet yang mengupas dan menolak campur tangan dan propaganda asing dalam berbagai konflik di Papua serta bahaya hoaks bagi keutuhan Bangsa sukses digelar.. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Pegiat Media Sosial Independen dan Generasi Literasi Terbit berlangsung di Hotel Mega Menteng Jakarta Pusat, Kamis (26/9) siang.

Menghadirkan narasumber Edo Kondologit (Seniman Asli Papua),, Riki Irawan (Ketua GESIT Jakarta), Eko Kuntadhi (Influencer Sosial media), dan Hafyz Marshal (Koornas FPMSI). Diskusi Publik dengan tema “Peran Warganet Tangkal Propaganda Asing Demi Wujudkan Papua Damai”  menyimpulkan peran Warganet sangat vital dalam menangkal isu propaganda asing yang kerapkali beredar dengan  konten hoaks. Oleh karenanya diperlukan komitmen dan upaya terus menerus dari Warganet agar melawan hoaks dan berbagai propaganda asing yang ingin merusak integrasi NKRI melalui berbagai isu referendum dan isu-isu separatis lainnya.

Koornas FPMSI, Hafyz Marshal dalam paparannya menegaskan bahwa Papua adalah bagian integral yang tak terpisahkan dari NKRI yang harus dijaga jangan sampai lepas. Kerusuhan yang terjadi di Papua dinilai ada campur tangan Asing yang sengaja melakukan propaganda agar situasi Papua memanas dan tak kondusif. Pasalnya, pihak asing memiliki kepentingan terselubung, yaitu ingin menguasai sumber daya alam [SDA] yang cukup besar. Salah satunya tambang yang terkandung di bumi Cendrawasih,”ucap Hafyz.

Sementara Seniman Asli Papua Edo Kondologit mengimbau kepada pemerintah agar mengambil langkah tegas terhadap pihak yang mencoba merusak persatuan dan kedamaian di Papua.

“Jika memang perlu pemerintah dapat bertindak tegas terhadap siapa saja yang menggunakan simbol-simbol yang dapat menyebabkan perpecahan dan mengancam kedaulatan NKRI. Dan para seniman dan warganet diharapkan siap dan ikut mewujudkan Papua yang damai dalam pangkuan NKRI. Papua tanah yang kaya, saya berasal dari Sorong, disana kami hidup rukun
dengan saudara-saudara dari Bugis, Jawa, Sunda karena kami bersaudara.Kepentingan asing sangat banyak di Papua sehingga mereka memproduksi propaganda untuk menjamin kepentingannya” tegas Edo.

Senada dengan Edo, Influencer sosial media Eko Kuntadhi juga mengimbau para warganet baik itu vloger,  youtuber,  Blogger dan Konten Kreator agar senantiasa memposting konten positif.

“Mengimbau kepada seluruh elemen warganet agar menjaga persatuan dan keutuhan NKRI dengam postingan konten yang positif dan tidak menebarkan berita- berita hoaks yang memecah belah persatuan. Sebaiknya berbagai postingan di sosial media harus menumbuhkan optimisme bangsa bukan sekedar menyajikan sesuatu yang dampaknya justru menghancurkan persatuan, kita harus munculkan nasionalisme di sosial media dengan melawan propaganda asing” kata Eko.

Sedangkan, Riki Irawan ketua Gerakan Literasi Terbit Jakarta, berujar bahwa propaganda di Papua masih akan terus berlanjut karna campur tangan asing akan terus mencari celah.

“Perang propaganda terkait berbagai isu di Papua diperkirakan akan masih terus berlanjut, karena simpatisan kelompok Papua Merdeka yang berafiliasi dengan kelompok yang ada di luar negeri terus berupaya memanfaatkan dan menggoda agar isu Papua dapat terinternasionalisasi serta berharap Papua dapat lepas dari NKRI karena berbahai kepentingan khususnya sumber daya alam. Disisi lain kondisi sekarang arus media terlalu terbuka, sehingga banyak penganggu bagi kita mewujudkan Papua yang damai, maka penting adanya literasi digital karena sekarang informasi tentang politik sangat laku
”ujar Riki.

Selain acara diskusi Publik, warganet juga melakukan pernyataan deklarasi kesiapan menjaga kondusivitas dan memproduksi konten positif diantaranya:

DENGAN SEMANGAT PERSATUAN
KAMI PEGIAT MEDIA SOSIAL DAN WARGANET MENYATAKAN :

PERTAMA, Siap menjaga Persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila Dan Undang – Undang Dasar 1945 serta merawat Kebhinekaan Bangsa Indonesia untuk Persatuan dan Kemajuan Bangsa.

KEDUA, Siap menjaga perdamaian di seluruh wilayah Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat agar hidup berdampingan rukun dan damai dengan penuh kasih sayang yang menumbuhkan optimisme untuk persatuan dan kemajuan Papua.

KETIGA, Siap bergotong royong melawan berita Hoax dan ujaran kebencian atas dasar SARA maupun informasi provokatif serta menolak isu-isu propaganda Asing maupun kelompok separatis di media sosial dengan memproduksi konten-konten Positip yang menumbuhkan optimisme untuk persatuan dan perdamaian Bangsa.

Berita Terkait

Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:25 WIB

SMK BUDHI Warman 2 Gelar Kegiatan Goes To Yogyakarta Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:49 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Terima 1 Ekor Sapi Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H dari UPZ Bazma Pertamina

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:30 WIB

Kementrian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia Salurkan Hewan Kurban ke Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago 2026: Keberkahan dan Manfaat Untuk Para Penghafal Qur’an

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:46 WIB

Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:03 WIB

Final Project MI Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan ke Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:44 WIB

Serunya Magang/PKL Bagi Siswa SMK di CV Dirgantara Sejahtera Bersama (DSB) Depok

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:14 WIB

Rihlah MI Tarbiyatusshibyan ke Bandung Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terbaru