Angkot Berbasis Online di Bekasi Diuji Coba

- Reporter

Sabtu, 13 April 2019 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Dengan membuat persaingan sehat, angkot di Indonesia akan dimodifikasi agar fasilitasnya menjadi baik dan dijadikan angkot yang berbasis online.

Bekasi adalah kota yang bisa dibilang pertama berhasil menerapkan angkot berbasis online tersebut, Pada Jumat (12/4) sudah dimulai uji cobanya.

Angkot di Kota Bekasi saat ini mulai diuji coba dengan menerapkan aplikasi yang disebut TRON. Aplikasi itu dikembangkan PT Teknologi Rancang Olah Nusantara (TRON) bekerja sama dengan VIA.

Aplikasi TRON dirancang untuk memungkinkan pengguna memanggil angkot tanpa perlu berjalan jauh. Setelah melakukan registrasi pada aplikasi, pengguna cukup memasukkan tujuan kemudian diarahkan ke halte virtual terdekat untuk menunggu angkot tersebut.

“Intinya TRON ini dan pemerintah bisa memberdayakan saudara kita supir angkot yang rutenya sedikit. Makanya dalam perjalanan itu trayeknya tetap, tetapi bisa melingkar di zona-zona untuk jemput penumpang,” kata Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Fatikhun, Jumat (12/4).

Fatikhun menjelaskan, rumusan angkot berbasis online tersebut dinilai dapat membantu pendapatan para sopir yang terus terseret arus transportasi modern. Pasalnya, dalam sehari pendapatan para sopir angkot, menurut Fatikhun, rata-rata hanya di bawah Rp50.000.

Adapun hadirnya aplikasi guna memodernisasi operasional angkot sehingga bisa diakses sopir, perusahaan pemilik angkot, juga calon penumpang. Sementara itu, pola zonasi bertujuan agar calon penumpang yang biasanya tidak dalam jangkauan angkot bisa lebih mudah mengakses angkot.

Untuk tahap awal, aplikasi TRON diterapkan kepada 70 angkot yang terbagi ke dalam dua trayek yaitu trayek K-11 yang terbagi menjadi tiga rute, dan K-12 yang terdiri dari satu rute. Angkot-angkot tersebut ditandai dengan stiker bertuliskan TRON yang menempel di bagian depan dan belakang badan mobil.

Kendati begitu, dia menyadari hadirnya aplikasi ini tidak langsung dapat diterima oleh kebanyakan supir angkot. Untuk itu, pihaknya menggandeng Organda untuk melakukan sosialisasi dan melangsungkan sejumlah rapat untuk mematangkan penerapan secara resmi untuk semua angkot di Kota Bekasi.

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

SMP Pasar Minggu Jakarta Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Himpun Dana Rp13 Miliar, LAZISNU Depok Berhasil Bantu Jangkau 60 Ribu Warga
Sinergi UIII dan Kecamatan Sukmajaya Hijaukan Sempadan Kali Cijantung dengan Ratusan Pohon
Pemkot Depok Kaji Ulang Penerapan UHC, Utamakan Bantuan Kesehatan Tepat Sasaran
Kodrat Depok Gelar Latihan Bersama dan Uji Tanding, Libatkan 130 Atlet dari Empat Daerah
441 Jemaah Haji Kloter 18 JKS Asal Depok Tiba di Tanah Air, Dua Jemaah Masih Dirawat di Madinah
Respons Kritik PKS, Wali Kota Depok Tegaskan Proyek Infrastruktur Sudah Berjalan
Warga Kedaung dan Cinangka Sepakat Jaga Kebersihan Jalan Abdul Wahab

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:48 WIB

SMP Pasar Minggu Jakarta Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:46 WIB

Himpun Dana Rp13 Miliar, LAZISNU Depok Berhasil Bantu Jangkau 60 Ribu Warga

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:45 WIB

Sinergi UIII dan Kecamatan Sukmajaya Hijaukan Sempadan Kali Cijantung dengan Ratusan Pohon

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25 WIB

Pemkot Depok Kaji Ulang Penerapan UHC, Utamakan Bantuan Kesehatan Tepat Sasaran

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:24 WIB

Kodrat Depok Gelar Latihan Bersama dan Uji Tanding, Libatkan 130 Atlet dari Empat Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:21 WIB

Respons Kritik PKS, Wali Kota Depok Tegaskan Proyek Infrastruktur Sudah Berjalan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:52 WIB

Warga Kedaung dan Cinangka Sepakat Jaga Kebersihan Jalan Abdul Wahab

Senin, 22 Juni 2026 - 22:35 WIB

Pemkot Depok Perbaiki Saluran Air di Titik Rawan Banjir

Berita Terbaru