UI Mengungkap Gerakan Anti Pacaran yang Meresahkan Warga

- Reporter

Jumat, 12 April 2019 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Di Indonesia banyak sekali gerakan-gerakan anti pacaran yang bertujuan untuk melindungi wilayah-wilayah yang memang sering ternodai oleh gaya pacaran anak zaman sekarang yang tidak lazim. Meskipun begitu, masih banyak gerakan anti pacaran yang hanya dilakukan dengan sepihak alias ugal-ugalan.

Universitas Indonesia (UI) belum lama ini berhasil mengungkap adanya gerakan sepihak dari sekelompok orang yang menyasar pasangan muda-mudi berpacaran. Kelompok itu bahkan disebut-sebut telah melakukan aksi sweeping di Kota Depok, Jawa Barat.

Hal itu itu diungkapkan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, Reni Sumarso. Gerakan itu terungkap dari hasil survei yang dilakukan pihaknya belum lama ini, terkait potensi konflik agama di kota tersebut.

“Salah satu survei kami ditemukan ada gerakan kecil namanya Gerakan Indonesia Tanpa Pacaran, yang melakukan survei itu anak-anak mahasiswa UI yang turun langsung ke lapangan,” katanya di Depok, Kamis (11/4).

Menurut Reni, gerakan ini cukup mengkhawatirkan karena telah beberapa kali melakukan sweeping sepihak, baik secara langsung maupun melalui dunia maya.

“Sweeping online misalnya di Facebook, mereka mencari yang pacaran atau posting pasangan berdua, terus dichat dan dikasih tahu kalau itu haram, kemudian disuruh nikah dan disiapkan segala sesuatunya bahkan hotelnya,” ujar Reni.

Menurut fakta-fakta yang ditemukan, mereka yang tertangkap sweeping akan disuruh menikah siri alias menikah secara agama.

Selain secara online, kelompok ini juga pernah melakukan aksi sweeping secara langsung. Salah satunya di sebuah kafe di kawasan Jalan Margonda, Depok.

“Di kafe pernah juga di-sweeping. Jadi ada jam 10 malam lagi di kafe di Margonda ada sepasang anak muda-mudi tiba-tiba didatangi oleh gerakan ini. Mereka bilang tak pantas berduaan karena cenderung maksiat, sudah kamu nikah saja. Kita siapkan penghulu. Langsung nikah aja. Mereka menggunakan dalil-dalil agama,” jelasnya

Kelompok ini, lanjut Reni, kerap menggunakan dalil agama untuk melancarkan aksinya. Terkait hal itu, Reni pun mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok.

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

 

Berita Terkait

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:28 WIB

Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB