Depok Disebut Sebagai Kota Dengan Jumlah Penderita Infeksi Menular Seksual Terendah di Indonesia

- Reporter

Kamis, 8 Maret 2018 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan  Focus Group Discussion (FGD) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok yang bertempat di Aula Bappeda, Lantai 3, Gedung Dibaleka Kota Depok pada Selasa, 6 Maret 2018 lalu, dr. Dewi Inong Irana, Sp.KK. mengatakan bahwa Kota Depok adalah kota dengan persentase penderita Infeksi Menular Seksual (IMS) yang paling sedikit di Indonesia.

Depok adalah paling rendah angkanya yang menderita IMS dan HIV/AIDS di seluruh Indonesia,” ungkap dr. Dewi saat tengah memberikan pemaparan tentang bahayanya penyakit infeksi menular seksual.

Seperti yang dikatakan oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris pada sambutannya dalam kegiatan yang berlangsung Selasa lalu tersebut. Saat itu, Idris memaparkan bahwa hingga saat ini, menurut data yang telah dihimpun oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Depok, sebanyak 988 orang masyarakat Kota Depok yang memiliki riwayat penyakit HIV/AIDS, 353 orang di antaranya adalah pelaku  homoseksual/gay.

Khusus data dari Kota Depok, data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Depok tahun kemarin bahwa ada sebanyak 988 penderita HIV/AIDS. Di mana dari jumlah tersebut sebagian besar atau sekitar 353 adalah perilaku homoseksual, LSL (Laki-laki Seks dengan Laki-laki),” ungkap Idris saat memberikan sambutan dalam kegiatan FGD tersebut.

Hal tersebut tentu saja menjadi suatu keresahan tersendiri. Terlebih, menurut Idris, banyaknya terjadi penularan IMS ini disebabkan oleh perilaku penyimpangan seksual. Ia juga mengatakan bahwa nantinya bisa saja perilaku ini dapat menggiring pelakunya ke dalam masalah sosial lainnya seperti narkoba, ataupun tindakan kriminal lainya.

Hal ini menunjukkan bahwa perilaku yang menyimpang ini sangat berdampak buruk terhadap penularan penyakit menular seksual. Selain itu, perilaku ini juga berpotensi menggiring ke arah masalah sosial lainnya, seperti penggunaan narkoba dan minuman keras, dan tindakan kriminal lainnya,” papar Idris.

 

Penulis: Suci Cahyani

Editor: Siti Melyana

Berita Terkait

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru
Gelar MeiLawan 2026, ILUNI UI FIB Ajak Masyarakat Merawat Ingatan Tragedi Mei 1998
Mendapat Tempat Di Hati Warga, Pengunjung Lebaran Depok 2026 Membludak Hingga 70 Ribu Orang
Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:21 WIB

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:52 WIB

Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:40 WIB

Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:23 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Karya Wisata ke Cirebon Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta

Senin, 18 Mei 2026 - 11:55 WIB

SMP Budhi Warman Goes To Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 18 Mei 2026 - 08:04 WIB

Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:24 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Berita Terbaru