
SIARANDEPOK.COM – Peringatan Hari Santri tingkat Kota Depok 2026 menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, tokoh agama, dan masyarakat. Dalam malam puncak perayaan yang berlangsung di Depok Open Space (DOS), Kamis (5/11/2026), Wali Kota Depok, Supian Suri mengajak seluruh elemen masyarakat meneladani semangat perjuangan santri dalam membangun bangsa.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan penceramah Gus Kautsar yang memberikan tausiah keagamaan kepada para santri dan masyarakat yang hadir.
Pada sambutannya, Supian menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda, tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Forum Pondok Pesantren, serta seluruh santri yang telah berpartisipasi dalam peringatan Hari Santri.
Ia menegaskan bahwa semangat santri tidak hanya menjadi milik mereka yang pernah menempuh pendidikan di pondok pesantren, tetapi juga harus dimiliki seluruh masyarakat sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi dalam membangun negeri.
Supian juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Depok, khususnya di bidang pendidikan. Di antaranya pembiayaan sekolah swasta jenjang SMP/MTs melalui APBD bagi warga kurang mampu serta pemberian 500 beasiswa pendidikan tinggi.
Selain pendidikan, Pemkot Depok terus berupaya mengatasi persoalan infrastruktur, terutama kemacetan di wilayah Sawangan. Pemerintah juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 juta untuk setiap RW yang telah berjalan selama dua tahun.
Pada kesempatan tersebut, Supian turut mengajak masyarakat mendoakan kesembuhan Ketua MUI Kota Depok dan Buya Ahmad Mutar agar segera pulih dan kembali beraktivitas.
Menutup sambutannya, ia menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan maupun kepemimpinannya bersama jajaran Pemerintah Kota Depok.
Supian berharap dukungan dan doa para ulama serta masyarakat terus mengiringi pembangunan Kota Depok agar semakin berkah, maju, dan sejahtera.
Melalui momentum Hari Santri 2026, Pemkot Depok berharap nilai keikhlasan, perjuangan, dan kepedulian santri dapat menjadi inspirasi dalam mewujudkan generasi masa depan yang berakhlak dan berkontribusi bagi bangsa.















