
SIARANDEPOK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membahas rencana pemasangan jaringan gas (jargas) bumi rumah tangga. Pertemuan ini diselenggarakan secara hibrida (daring dan luring) di Ruang Bugenvil, Balai Kota Depok, pada Kamis (08/10/2026).
Sesuai informasi dari laman berita resmi berita.depok.go.id, rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Staf Ahli Wali Kota Depok Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agung Sugiharti. Diskusi ini juga turut dihadiri oleh jajaran perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemkot Depok.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam merealisasikan perluasan pemanfaatan gas bumi bagi kelompok rumah tangga di wilayah Depok. Melalui kerja sama ini, fasilitas jargas bumi diharapkan dapat menyasar kawasan pemukiman warga secara meluas dan terintegrasi.
Dalam perencanaannya, Kementerian ESDM menargetkan pemasangan jargas bumi bagi 156.000 unit rumah tangga. Proyek ini difokuskan mencakup empat wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Tapos, Sukmajaya, Cimanggis, dan Cilodong.
Program ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang dinilai sebagai terobosan penting untuk kawasan perkotaan. Kehadiran proyek nasional ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses energi bersih di daerah.
Langkah kolaboratif ini sekaligus diharapkan menjadi solusi atas masih minimnya penetrasi pengguna gas bumi rumah tangga di Kota Depok saat ini. Melalui penyediaan infrastruktur tersebut, masyarakat kelak dapat memanfaatkan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.














