
SIARANDEPOK.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok bergerak cepat menyiapkan penanganan terkait insiden robohnya pagar di SD Negeri Tapos 3 pada Jumat (09/10/2026). Langkah awal dilakukan dengan menerjunkan Tim Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdik ke lokasi kejadian untuk melakukan peninjauan teknis.
Kepala Disdik Kota Depok, Wahid Suryono, menyampaikan rasa prihatin atas musibah tersebut seperti dilansir dari portal berita resmi berita.depok.go.id. Ia mengungkapkan bahwa program perbaikan atau rehabilitasi pagar sekolah sejatinya sudah direncanakan untuk dieksekusi pada akhir tahun 2026 ini.
Guna menindaklanjuti kejadian tersebut, Wahid langsung menginstruksikan Tim Sarpras untuk mensurvei titik kerusakan di lapangan secara mendalam. Peninjauan ini bertujuan untuk mengukur tingkat kerusakan sekaligus merumuskan opsi pengamanan darurat yang paling efektif.
Mengenai siswa yang terkena reruntuhan pagar, pihak Disdik memastikan para korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis dari puskesmas setempat. Saat ini, fokus utama dialihkan pada penanganan area terdampak agar tidak membahayakan aktivitas di sekitar sekolah.
Beberapa skenario penanganan sementara tengah dikaji oleh Tim Sarpras, mulai dari penutupan area menggunakan terpal hingga pemasangan pagar bambu. Keputusan akhir mengenai bentuk perlindungan darurat tersebut masih menunggu hasil laporan akhir tim dari lapangan.
Wahid berharap seluruh proses evaluasi berjalan lancar agar perbaikan permanen dapat segera direalisasikan. Langkah rekonstruksi pagar secara menyeluruh akan disesuaikan dengan hasil peninjauan serta perencanaan yang telah disusun sebelumnya.














