
Siarandepok.com – DEPOK – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok melalui Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga menggelar seminar bertajuk “Membentengi Keluarga di Era Digital dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an”. Kegiatan ini diikuti pengurus MUI, tokoh masyarakat, pengurus majelis taklim, serta perwakilan organisasi perempuan dari 11 kecamatan di Kota Depok.
Seminar tersebut digelar sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang turut memengaruhi pola asuh anak. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa yang dipimpin Ketua Bidang Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Kota Depok, Dr. KH. I’ie Naseri Muhammad, M.M.
Dalam keynote speech, Wakil Ketua Umum MUI Kota Depok Dr. KH. Nur Wahidin, M.Ag. menekankan pentingnya menanamkan nilai muraqabah, yakni kesadaran bahwa setiap perbuatan selalu diawasi Allah SWT.
“Muraqabah adalah CCTV terbaik bagi anak saat orang tua tidak ada di rumah. Di era digital ini, kita harus menghidupkan kembali budaya literasi Al-Qur’an di rumah tangga serta membiasakan sikap tabayyun dalam menyaring informasi,” ujarnya.
Narasumber utama Prof. Dr. Hj. Romlah Widayati, M.Ag. menjelaskan bahwa orang tua tidak mungkin sepenuhnya menjauhkan anak dari teknologi. Karena itu, penggunaan teknologi perlu diarahkan melalui keteladanan dan pendidikan berbasis ajaran Islam.
Ia menyebut tiga pilar utama dalam mendidik anak, yaitu menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, meneladani keluarga Nabi, dan membiasakan anak berinteraksi dengan Al-Qur’an.
Sementara itu, Ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Kota Depok sekaligus Ibu Wali Kota Depok, Hj. Siti Barkah Hasanah, M.Ag., mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dalam menjaga ketahanan keluarga. Menurutnya, ada lima langkah strategis yang perlu dilakukan, yakni penguatan dakwah keluarga, edukasi parenting Islami, optimalisasi peran perempuan, pembinaan remaja Qur’ani, serta kolaborasi antara masjid, sekolah, dan pemerintah.
“Keluarga yang kuat di era digital bukanlah keluarga yang bebas dari teknologi, melainkan keluarga yang menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas dalam setiap keputusan,” kata Siti Barkah Hasanah.
Melalui seminar ini, MUI Kota Depok berharap para tokoh perempuan dan ustazah yang hadir dapat menjadi fasilitator di wilayah masing-masing untuk mendorong lahirnya generasi yang bijak memanfaatkan teknologi dan berkarakter Qur’ani.















