

Siarandepok.com – DEPOK – Universitas Indonesia (UI) secara resmi melakukan penyegaran organisasi melalui pelantikan sejumlah pejabat strategis di lingkungan kampus pada Rabu (1/7/2026). Langkah ini diambil guna mempercepat transformasi kelembagaan, memperkuat tata kelola internal, mengembangkan kewirausahaan, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan.
Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, menegaskan bahwa perubahan struktural ini merupakan bagian dari adaptasi kampus terhadap tantangan masa depan. Penguatan kelembagaan tersebut ditargetkan mampu mempercepat pencapaian visi UI sebagai perguruan tinggi mandiri, inovatif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Salah satu fokus utama dari transformasi ini adalah pembentukan Lembaga Pengelola Dana Abadi UI (UInvest). Lembaga baru yang menggantikan direktorat dana abadi sebelumnya ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan pengelolaan investasi demi mengejar target perolehan Dana Abadi UI sebesar Rp1 triliun melalui kolaborasi dengan alumni dan pelaku usaha.
Selain sektor keuangan, UI juga memprioritaskan pembenahan lini layanan kesehatan menuju ekosistem Academic Health System. Setelah manajemen Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menunjukkan progres positif, universitas kini mulai mengekspansi jaringan layanan kesehatan terintegrasi yang mencakup RSUI Depok, RSUI Salemba, serta beberapa klinik satelit.
Demi menjaga integritas dan moralitas di lingkungan pendidikan, UI turut meresmikan Kantor Penanganan Kode Etik dan Kode Perilaku. Unit khusus ini nantinya akan bekerja berdampingan dengan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan untuk menangani sekaligus mengantisipasi segala bentuk pelanggaran moral di kampus secara responsif.
Menutup prosesi pelantikan, Rektor UI mengajak seluruh sivitas akademika untuk mempererat sinergi dalam mendukung tata kelola baru ini. Keberadaan jajaran pejabat baru, termasuk pimpinan UInvest dan jajaran direksi rumah sakit akademik, diharapkan mampu memperkokoh posisi UI sebagai kampus unggul yang mandiri.
Sumber berita: Antara News Megapolitan














