SiaranDepok –Upaya memperkuat ketahanan ekonomi di Jawa Barat kembali menyoroti peran Kota Depok melalui kegiatan yang digelar Kesbangpol Provinsi Jawa Barat di Cimanggis. Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari kalangan generasi muda dan masyarakat dengan fokus pada penguatan ekonomi rakyat serta pentingnya stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari, menegaskan bahwa ekonomi rakyat harus menjadi fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, dengan memaksimalkan potensi lokal, masyarakat dapat lebih mandiri dan tidak bergantung pada pihak luar. Ia juga menekankan pentingnya kemandirian di sektor pangan dan energi melalui optimalisasi lahan, perbaikan irigasi, serta penguatan tata kelola pupuk dan bibit.
Selain itu, penguatan ekonomi berbasis komunitas seperti koperasi dan pemanfaatan produk lokal dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga daya tahan ekonomi masyarakat. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Depok, Dudi Miraz, menyoroti tantangan stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di tengah dinamika global. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kenaikan harga kelapa akibat keterbatasan produksi lokal yang masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Pemerintah Kota Depok terus melakukan langkah antisipatif, termasuk memperkuat kerja sama antar daerah guna menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok. Melalui kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, diharapkan ketahanan ekonomi daerah semakin kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan. (Yuda)










