Kagetnya Nadiem, Anak Buah Diam-diam Terima Uang

- Reporter

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok –Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek memasuki babak baru yang mengejutkan. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, terungkap bahwa aliran dana proyek tersebut terindikasi kuat masuk ke kantong pribadi sejumlah pejabat.

Fakta ini semakin solid setelah enam pejabat kementerian secara terbuka mengaku telah menerima uang dari pihak vendor pemenang proyek.

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, yang hadir sebagai terdakwa dalam persidangan pada Senin (2/2/2026), menyatakan keterkejutannya atas pengakuan para saksi tersebut.

Nadiem mengaku baru mengetahui skala gratifikasi yang terjadi di bawah pengawasannya setelah mendengarkan kesaksian langsung di ruang sidang. Ia menegaskan tidak menyangka praktik tersebut dilakukan secara masif oleh jajarannya.

“Iya, saya cukup kaget ya bahwa sudah sangat banyak saksi-saksi ini yang menerima uang dalam bentuk gratifikasi,” ujar Nadiem di sela-sela persidangan.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas pengakuan blak-blakan para anak buahnya yang menyebutkan bahwa uang dari vendor mengalir deras sebagai imbal balik atas kelancaran proyek pengadaan perangkat teknologi pendidikan tersebut.

Meskipun aliran dana tersebut terbukti ada, para saksi di persidangan memberikan keterangan yang senada bahwa tindakan ilegal mereka dilakukan tanpa sepengetahuan Nadiem Makarim.

Mereka mengonfirmasi bahwa eks bos mereka itu tidak terlibat langsung dalam skema pembagian uang haram tersebut, yang mempertegas adanya celah pengawasan internal di kementerian saat itu.

Nadiem sendiri membantah keras keterlibatan dirinya dalam instruksi penerimaan dana tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan perintah, baik secara lisan maupun tertulis, kepada para saksi atau pejabat lainnya untuk menerima imbalan dalam bentuk apa pun dari vendor.

Fokus pembelaannya kini berpusat pada ketidaktahuannya atas perilaku koruptif jajaran bawahannya.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut anggaran besar untuk digitalisasi pendidikan yang seharusnya dinikmati oleh siswa di seluruh Indonesia.

Proses persidangan masih terus berlanjut untuk mendalami seberapa jauh keterlibatan pihak-pihak lain dan memastikan pertanggungjawaban hukum atas kerugian negara yang ditimbulkan dari proyek Chromebook ini. (Asep)

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 
Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)
Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat
787 Usulan RTLH 2026 Diverifikasi, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Pastikan Tepat Sasaran
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB