Pesan Pendidikan di Media Sosial Perlu Dikemas Lebih Menarik

- Reporter

Rabu, 15 Mei 2024 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pesan-pesan peningkatan mutu pendidikan sudah barang tentu penting adanya. Sayangnya, saat ditampilkan di media sosial belum berhasil dikemas lebih menarik. Padahal, penting dan menarik merupakan modal utama agar pesan bisa sampai kepada publik, khususnya warganet pegiat media sosial.

Pegiat media Najip Hendra SP menegaskan hal itu saat menjadi narasumber Workshop Penyusunan Alur Cerita/Konten Program Prioritas 2024 Balai Besar Peningkatan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia di Bandung pada 12-14 Mei 2024.

Workshop diikuti tim media dan kreator konten BBPMP Jawa Barat serta para admin media sosial Dinas Pendidikan se-Bandung Raya.

“Penting saja tidak cukup. Ketika tidak dikemas menarik, belum tentu akan dibaca atau setidaknya mencuri perhatian warganet. Ibarat pesan singkat, terkirim saja tidak cukup manakala tidak sampai delivered dan read oleh penerima. Pun sebaliknya, sekadar menarik juga percuma karena tidak memberi manfaat kepada khalayak. Karena itu, tugas para kreator konten pendidikan untuk bisa mengemas isu-isu penting pendidikan secara menarik,” ungkap Najip.

Dalam konteks media sosial, terang Najip, penting berarti kekuatan pesan yang disampaikan. Sementara menarik berarti konteks dalam bentuk visual atau desain. Ini menjadi tantangan tersendiri karena para kreator konten sejatinya para aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya lebih banyak berkutat dengan substansi program. Dalam hal ini, menjadi kreator konten merupakan tugas tambahan.

Meski begitu, Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni Universitas Pendidikan Indonesia (IKA UPI) yang kini bekerja di salah satu jaringan media nasional ini berpesan agar para kreator konten BBPMP Jabar tidak perlu berkecil hati karena dengan penguasaan konten berarti sudah mengantongi setengah dari syarat utama. Dengan begitu, para ASN ini hanya perlu meningkatkan kapasitas terkait pengemasan konten menjadi lebih menarik.

“Memang benar bahwa semua fitur di Instagram menyajikan visual terlebih dahulu, baru menampilkan caption. Artinya, Instagram memang memprioritaskan visual. Itu juga kenapa faktor estetik jadi pertimbangan wajib. Tapi, orang akan memilih content value terlebih dahulu. Karena itu, perkuat konten. Seperti pesan Bill Gates pada 1996 silam, Content is King! Visual memang penting untuk mendapatkan first impressions audience.

Namun, perhatian tanpa ada manfaat akan sulit mendapatkan audience loyal,” tandas Najip.

Lebih jauh Najip menjelaskan, untuk memilih pesan peningkatan mutu pendidikan yang akan ditampilkan dalam media sosial, para admin dan kreator konten hendaknya memperhatikan sejumlah kriteria layak berita pada media reguler atau media konvensional. Selain penting, ada kriteria lain yang layak menjadi pertimbangan, antara lain aktualitas, besar-kecilnya isu atau peristiwa, kedekatan dengan pembaca atau pengikut media sosial, ketenaran, dan unsur kemanusiaan (human interest).

“Penting berarti kejadian yang memiliki kemungkinan memengaruhi kehidupan orang banyak atau kejadian yang mempunyai akibat terhadap kehidupan pembaca. Sebut saja misalnya peristiwa bencana alam atau kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Isu pendidikan sudah tentu memenuhi kriteria ini karena pendididikan merupakan salah satu indeks komposit dalam penentuan indeks pembangunan manusia (IPM),” terang Najip.

Adapun yang dimaksud aktual adalah kejadian menyangkut hal baru terjadi atau baru dikemukakan. Peristiwa yang diberitakan hendaknya sedang menjadi perbincangan hangat di tengah publik dan bukan peristiwa yang sudah basi atau telah lama terjadi. Sementara ukuran besar kecilnya bobot peristiwa terkait kejadian atau tema yang menyangkut angka-angka yang berarti bagi kehidupan orang banyak atau kejadian yang berakibat bisa dijumlahkan dalam angka yang menarik buat pembaca.

Menyangkut kedekatan (proximity), Najip menggarisbawahi bahwa kedekatan tidak selalu dimaknai kedekatan geografis. Dekat juga bisa dilihat dari aspek emosional. Najip mencontohkan pertandingan tim nasional sepakbola pada turnamen AFC Cup U-23 pada dasarnya jauh karena dilaksanakan di Qatar. Meski begitu, menjadi dekat karena yang sedang bertanding adalah tim nasional Indonesia, sehingga secara emosi memiliki kedekatan.

“Kalau terkait ketenaran ini kaitannya dengan efektivitas pesan. Secara psikologis, kita akan lebih melihat siapa yang bicara daripada apa yang disampaikan. Ini yang kemudian melahirkan konsep pendengung atau influencer. Para pendengung sengaja di-endorse agar pesan atau produk bisa sampai kepada khalayak,” jelas Najip.

“Sementara itu, human interest berkaitan dengan sisi humanis kita yang senantiasa memberikan perhatian lebih pada kemanusiaan. Karena itu, penting bagi para kreator konten BBPMP Jabar untuk lebih mengeksplorasi aspek-aspek yang menjadi kriteria layak berita tadi. Setelah ketemu, lalu kemas dengan menarik berupa infografik, video pendek, atau ilustrasi lain yang menarik pembaca,” tambah dia.

Najip juga mengingatkan agar para kreator konten untuk berusaha mengikuti perkembangan media sosial. Bila diperlukan, jangan sungkan untuk mencoba menunggangi (riding the wave) peristiwa viral dengan cara menyisipkan substansi pesan yang menjadi tanggung jawabnya. Tidak kalah pentingnya adalah strategi pembuatan tagar yang relevan dan menyisipkan mention untuk akun terkait.

Berita Terkait

WORKSHOP EXCLUSIVE CARA UNIK PROMOSI SEKOLAH BERSAMA PRIMAGO CONSULTING TAHUN 2026
Polimedia Jakarta Kukuhkan 1.152 Wisudawan, 84 Persen Langsung Bekerja
Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial, Ini bentuk Apresiasi Warga pada Wali Kota Depok Supian Suri
Selain Infrastruktur dan Pendidikan, Ini Prioritas Wali Kota Depok Supian Suri tahun 2027
Ribuan Pelajar SD Ramaikan Depok Kids Run Festival 2026 di Depok Open Space
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
Tetap Optimis Walau Minim Antusias Warga, Aksi Korve Kebersihan Di RT 004/RW 009 Sukatani.
Ini dia 3 Kampus Islam Terbaik dan Terbesar di Kabupaten Ponorogo, Ada Kampus yang berbasis Pesantren

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:39 WIB

54 Warga Pondokjaya Dapat Sertifikat di PTSL

Kamis, 5 November 2026 - 17:35 WIB

Depok Fashion Forward 2026: Wajah Baru Kreatif Lokal

Kamis, 5 November 2026 - 17:31 WIB

Kabar Baik! Perbaikan SeCawan Depok Dimulai Pekan Ini

Kamis, 5 November 2026 - 17:23 WIB

Pemkot Depok Kembali Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 17:17 WIB

Sayonara Kabel Semrawut! Ini Langkah Cepat Depok Menata Kota

Kamis, 5 November 2026 - 09:53 WIB

Wajah Baru Stasiun Depok Baru: Lebih Modern dan Terintegrasi!

Kamis, 5 November 2026 - 08:46 WIB

Tingkatkan Pelayanan Penumpang, Penataan Stasiun Depok Baru Ditargetkan Rampung Akhir Desember

Rabu, 4 November 2026 - 19:01 WIB

Guntur Gani Prakoso Resmi Pimpin Kasi Intel Kejari Depok

Berita Terbaru

Lurah Pondok Jaya, Marbawi menyerahkan 54 sertifikat tanah kepada warga Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung. (Sumber foto: Istimewa)

Berita Depok

54 Warga Pondokjaya Dapat Sertifikat di PTSL

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:39 WIB

Depok Fashion Forward sekaligus Dekranasda Goes to Mall resmi dibuka di Margo City, Kamis (05/11/26). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

Depok Fashion Forward 2026: Wajah Baru Kreatif Lokal

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:35 WIB

Petugas dari DPUPR dan Polres Metro Depok menggelar inspeksi langsung ke lokasi di Jalan Raya Sawangan, persis di area depan Sungai Elok Cantik dan Menawan (SeCawan), Kecamatan Pancoran Mas, pada Kamis (05/11/26). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Kabar Baik! Perbaikan SeCawan Depok Dimulai Pekan Ini

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:31 WIB

Pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor di Halaman Kantor PBB, Balai Kota Depok, Kamis (05/11/26). (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Pemkot Depok Kembali Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB

Penertiban kabel udara digelar oleh Dinas PUPR di kawasan Jalan Pemuda serta Jalan Kartini, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa (14/04/26). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Sayonara Kabel Semrawut! Ini Langkah Cepat Depok Menata Kota

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:17 WIB