Percepat Penurunan Stunting, Atalia Praratya Luncurkan Aplikasi Elsimil 2.0 Karya BKKBN

- Reporter

Minggu, 25 Juni 2023 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Ketua PKK Jabar, atalia praratya resmi meluncurkan penggunaan aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah Siap Hamil) versi 2.0 yang dihadiri ribuan Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Jabar secara luring dan daring, di Hotel Aston Tropicana, Kota Bandung, Kamis (22/6/2023).

Aplikasi yang dikembangkan oleh BKKBN iitu akan digunakan oleh para Tim Pendamping Keluarga, yaitu kader PKK, kader KB, dan bidan dalam upaya mencegah stunting.

“Hadirnya Elsimil 2.0 adalah penyempurnaan dari Elsimil 1.0. Jadi karena saat ini era digital, maka kita harus mengikuti perkembangan zaman,” ujar Atalia saat acara Kick Off Penggunaan dan Pemanfaatan Aplikasi Elsimil Versi 2.0.

Elsimil 2.0 merupakan pengembangan Elsimil 1.0. Awalnya hanya mendata riwayat kesehatan calon pengantin. Namun kini aplikasi ini juga dapat mendata riwayat kesehatan para ibu hamil, pascapersalinan dan baduta (anak usia bawah dua tahun).

Sehingga dapat diketahui masyarakat yang rentan dan berisiko stunting sekaligus dilakukan penanganan secara maksimal melalui Tim Pendamping Keluarga.

Selain itu, data dari Elsimil juga menjadi acuan terbitnya sertifikat yang menerangkan bahwa calon pengantin berisiko melahirkan bayi stunting atau tidak melalui pendampingan TPK.

“Kalau ada apa-apa respons harus cepat ditindaklanjuti sesegera mungkin,” lanjut Atalia.

Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi roswandi berharap dengan adanya Elsimil versi 2.0 ini, percepatan penurunan stunting di Jawa Barat khususnya dapat semakin massif diimplementasikan.

“Diharapkan dengan Elsimil versi 2.0 ini dari sisi penggunaan lebih user friendly, dan bisa menjangkau khalayak sasaran yang lebih luas lagi. Serta ini juga diharapkan bisa memenuhi amanat Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting,” tandasnya.

Dalam acara tersebut juga turut hadir Kepala  bappeda Jabar, endra S yang juga merupakan Ketua Harian Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jawa Barat, bkkbn official,   PDIBI Jawa barat, serta stakeholder dan mitra kerja terkait lainnya.

Berita Terkait

Disporyata Resmi Membuka Rangkaian Audisi Abang Mpok Depok 2026
Rayakan Sejarah 3 Abad, Pemkot Gelar Festival Depok Heritage 2026 Akhir Pekan Ini
Gebrakan Kesadaran Lingkungan, Opsih di Tapos Hidupkan Kembali Budaya Kerja Bakti
PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Turut Hadir pada Acara Sarasehan Nasional Pesantren dalam Rangka Memperingati 100 thn Gontor
18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago
Korban Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Tiga Orang

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:53 WIB

Disporyata Resmi Membuka Rangkaian Audisi Abang Mpok Depok 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:20 WIB

Rayakan Sejarah 3 Abad, Pemkot Gelar Festival Depok Heritage 2026 Akhir Pekan Ini

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:16 WIB

Gebrakan Kesadaran Lingkungan, Opsih di Tapos Hidupkan Kembali Budaya Kerja Bakti

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:43 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:15 WIB

PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:40 WIB

18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:38 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:07 WIB

Korban Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Tiga Orang

Berita Terbaru