
Siarandepok.com – DEPOK – Minat warga lanjut usia (lansia) mengikuti Sekolah Lansia di Kelurahan Duren Seribu (Duser), Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, terus mengalami peningkatan. Saat ini, tercatat 167 peserta aktif yang mengikuti pendidikan nonformal tersebut.
Kepala Sekolah Lansia Kelurahan Duser, Nurlaela, mengatakan para peserta terbagi dalam tiga jenjang pembelajaran, yakni Standar 1 (S1), Standar 2 (S2), dan Standar 3 (S3).
“Saat ini total peserta aktif sebanyak 167 orang, terdiri atas 50 peserta S1, 66 peserta S2, dan 51 peserta S3,” ujar Nurlaela kepada berita.depok.go.id, Jumat (7/8/2026).
Ia menjelaskan, jumlah peserta terus bertambah setiap tahun. Pada 2026, Sekolah Lansia Duser kembali membuka angkatan baru dengan menerima sekitar 50 peserta untuk jenjang S1.
Menurut Nurlaela, Sekolah Lansia tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi wadah bagi lansia untuk tetap aktif, sehat, mandiri, dan produktif di tengah masyarakat.
Setiap jenjang pendidikan ditempuh selama satu tahun dengan 12 kali pertemuan. Peserta yang memenuhi kehadiran minimal 80 persen dan lolos evaluasi dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya.
“Yang kami nilai bukan hanya kemampuan memahami materi, tetapi juga keaktifan dan kebahagiaan mereka selama mengikuti sekolah. Hampir semua peserta mengaku senang dan selalu menantikan jadwal belajar berikutnya,” katanya.
Untuk menunjang kesehatan, peserta juga mengikuti senam rutin dua kali dalam sepekan serta kegiatan renang setiap bulan.
Sekolah Lansia tersebut dapat diikuti secara gratis oleh warga berusia minimal 60 tahun. Nurlaela berharap semakin banyak lansia yang bergabung sehingga dapat menjaga kesehatan, meningkatkan kemandirian, tetap produktif, serta menjadi contoh penerapan pola hidup sehat di lingkungan masing-masing.















