Wakil Wali Kota Depok Ikuti Seminar Pengembangan Perkotaan Bertajuk IKN, City of Future, What’s Next?

- Reporter

Jumat, 1 April 2022 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) bersama Himpunan Mahasiswa Kajian Pengembangan Perkotaan (HIMA KPP) UI mempersembahkan Seminar Pengembangan Perkotaan bertajuk “IKN, City of Culture, What’s Next?. Seminar berlangsung di Kampus UI Salemba, Jakarta, Kamis (31/03/2022). Kegiatan seminar hibrid ini menjadi rangkaian kegiatan perayaan Dies Natalis Kajian Pengembangan Perkotaan ke-21.

Seminar ini menghadirkan narasumber ahli, yaitu Ketua Komite Tetap Pembinaan dan Pengembangan Konstruksi, Kadin Indonesia Ir. Desiderius Viby Indrayana, M.M., M.T., IPU, Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR Ir. Diana Kusumastuti, M.T., Bagian Hukum Staf Kepresidenan Pokja IKN Ade Irfan Pulungan, S.H. dan guru besar SKSG UI Prof. Ir. Gunawan Tjahjono, M.Arch., Ph.D, serta tiga mahasiswa KPP UI sebagai penanggap yakni anggota DPR RI, Suryadi Jaya Purnama, anggota DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz dan Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono.

“Diskusi seputar IKN semakin riuh seperti cendawan di musim hujan. Pro kontra wacana para politisi, aktivis hingga netizen menjadi konsumsi publik di media sosial (Medsos). Menolak lupa esensi seraya menanggalkan polemik sensasi, Mahasiswa KPP UI menggelar seminar hibrid bertajuk IKN, City of Future, What’s Next?,” ujar ketua panitia seminar sebagai mahasiswa KPP UI yang juga Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda.

Menurut Joune, sejatinya seminar ini adalah bagian dari pembelajaran di SKSG UI yang bercorak multidisiplin. “Seminar ini adalah mimbar akademik bagi sivitas akademika, khususnya mahasiswa KPP UI untuk berdialektika dalam ruang publik. Penegasannya yakni bahwa dialektika konstruktif berorientasi solusi menjadi demonstrasi mahasiswa dalam koridor kajian ilmiah,” jelasnya.

Direktur SKSG UI Athor Subroto, Ph.D, menyampaikan bahwa SKSG UI senantiasa memfasilitasi proses-proses kreatif dan berpikir yang kritis untuk mewujudkan ilmu baru bersifat strategis dalam menghadapi tantangan global. “Proses kreatif yang kritis dibutuhkan dan pastinya akan kami fasilitasi. Semoga seminar ini dapat menjadi masukan yang konstruktif bagi penyelenggara perkotaan,” terangnya.

IKN Nusantara menjadi kanvas besar yang memadukan tiga konsep perkotaan, yakni forest city, sponge city, dan smart city. “Perencanaan IKN relevan dengan konsep berkelanjutan untuk harmonisasi ekologi alam, lingkungan terbangun dan sistem sosial,” papar Ketua HIMA KPP Dyah Nawang Ratnasari, selaku moderator yang membuka jalannya seminar.

Mahasiswa KPP UI sebagai penanggap yakni anggota DPR RI, Suryadi Jaya Purnama mengatakan, masalah konflik Rusia dan Ukraina yang kian memuncak berpotensi mengganggu stabilitas pasar energi. “Mencermati kondisi geopolitik, Pemerintah dan pelaku usaha perlu memitigasi risiko kenaikan biaya pembangunan IKN akibat inflasi harga barang material konstruksi karena gangguan rantai pasok global sebagai imbas perang Rusia-Ukraina,” terangnya.

Anggota DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz menanggapi, belajar dari Brazil, Rio de Janeiro sebagai ibu kota lama tetap menjadi pusat pertumbuhan utama di negaranya melampaui wilayah lainnya di negara tersebut.

“Jakarta harus bergegas menyusun revisi Undang-Undang Nomor 29 tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta sebagal Ibu Kota NKRI. Kemudian secara holistik membuat konsep mewujudkan Jakarta sebagai kota global dunia bersanding dengan Singapura,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok yang juga mahasiswa KPP UI Imam Budi Hartono menegaskan, masyarakat Jabodetabek harus menguatkan kohesi sosial guna menghadirkan kota ideal yang memiliki tiga keunggulan, yaitu interkonektivitas tinggi, ruang teras yang aktif atau active frontage dan ruang terbuka umum atau public open space. “Akademisi dapat mengambil peran kritis kajian pengembangan perkotaan berbasis riset,” pungkasnya.
(Diana Hanny)

Berita Terkait

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:28 WIB

Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB