Masih Adanya Kendala Pada PSBB Depok

- Reporter

Rabu, 22 April 2020 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, masih menemukan sejumlah kendala pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB). Sejumlah masyarakat yang beraktifitas baik menggunakan moda transportasi maupun sejumlah perkantoran tetap aktif, Selasa (21/04).

Mohammad Idris yang merupakan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, mengatakan sejumlah evaluasi telah dilakukan pada penerapan PSBB, salah satunya pemantauan lalu lintas di Kota Depok. Pemantauan lalu lintas dilaksanakan sejak hari pertama PSBB yakni 15 April hingga 20 April.

“Enam hari kami telah melakukan pemantauan lalu lintas di Kota Depok,” ujar Mohammad Idris, Selasa (21/04).

Idris menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan semenjak hari pertama penerapan PSBB hingga 19 April, terjadi penurunan volume kendaraan sebesar 11,43 persen. Namun, pada 20 April terjadi peningkatan kembali volume kendaraan baik mobil maupun motor. Hal itu, terindikasi dari perpindahan pengunaan moda transportasi kereta ke moda transportasi motor maupun mobil.

Dia menuturkan, masih banyaknya kantor dan perusahaan di Jakarta menjalankan aktifitas. Selain itu, dari catatan pelanggaran pengguna jalan, ditemukan sejumlah pengendara tidak mengenakan masker maupun sarung tangan dalam berkendara.

“Masih ada pelanggaran yang ditemukan kepada pengendara saat pelaksanaan PSBB,” tegas pria yang juga Walikota Depok ini.

Sementara, terkait Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Kota Depok, masyarakat yang mendapatkan bantuan tercatat pada DTKS maupun Non DTKS. Untuk Non DTKS, merupakan penduduk rentan yang berdomisili di Kota Depok maupun luar Kota Depok terdampak Covid-19. Hal itu meliputi, keluarga miskin maupun rentan miskin, pekerja sektor informal, dan masyarakat lainnya yang memiliki resiko sosial.

Dia menjelaskan, data tersebut telah divalidasi Dinas Sosial Kota Depok. Sebanyak 30.000 Kepala Keluarga (KK) mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Depok. Dan sisanya di usulkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun Pemerintah Pusat.

“Kami juga mengusulkan bantuan kepada Provinsi Jawa Barat maupun Pusat,” terangnya.

Adapun data Covid-19 yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok pada Selasa (21/4), terdapat 198 orang positif, sembuh 13 orang, meninggal 16 orang. Orang Tanpa Gangguan (OTG) sebanyak 866 orang, selesai pemantauan 68 orang, masih dalam pemantauan 798 orang. Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2.571 orang, selesai pemantauan 743, dan masih dalam pemantauan 1.828 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 937 orang, selesai pengawasan 205 orang, dan masih dalam pemantauan 732 orang.

Untuk PDP yang meninggal sebanyak 43 orang, namun status PDP tersebut merupakan pasien yang belum dapat dikatakan positif maupun negative. Karena harus menunggu hasil PCR yang dikeluarkan PHEOC Kemenkes RI. 

Berita Terkait

Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Geliat Ekonomi Lokal, Kecamatan Cilodong Gelar JUSS dan Pangan Murah bagi Warga
Upaya Pemkot Depok Menjinakkan Banjir Pasir Putih Lewat Normalisasi Kali Pesanggrahan
Kunjungan Cing Ikah Jadi Pendorong Warga Kukusan Rawat Lingkungan
BRI BO Cimanggis Perkuat Transformasi Digital Nasabah melalui Brimo Day di Sejumlah Uker Supervisi
Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Piala Soeratin U-13 & U-15: Harapan Supian Suri untuk Masa Depan Sepak Bola Depok
Semarak Puncak Hari Koperasi ke-79 di Kota Depok, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Hiburan Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:58 WIB

Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:55 WIB

Piala Soeratin U-13 & U-15: Harapan Supian Suri untuk Masa Depan Sepak Bola Depok

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:38 WIB

Resmi Timnas Indonesia Melantik Pelatih Baru Pengganti Patrick Kluivert, yang Bernama John Herdman

Rabu, 11 September 2024 - 18:56 WIB

Ramai Kabar Saaih Halilintar Tak Tampil di PON Aceh-Sumut 2024, Sejumlah Artis Ini Justru Pernah Jadi Atlet Pekan Olahraga Nasional

Rabu, 21 Agustus 2024 - 15:43 WIB

Sempat Dipromosikan Jurnalis Asing, ini Kata Pelatih Klub Sepakbola Eropa tentang potensi Marcelino Ferdinan

Rabu, 21 Agustus 2024 - 15:40 WIB

Meski kerap dicap pemain Egois, Marcelino Ferdinand sang Wonderkid Timnas Indonesia Hebohkan Netizen Gabung ke Klub Inggris

Rabu, 21 Agustus 2024 - 15:38 WIB

Ini Kata Erick Thohir Usai Marcelino Ferdinand Gabung ke Klub Champinship Inggris Oxford United

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:52 WIB

Ini dia rekor sejarah sepakbola dunia yang ditorehkan lamine yamal, Salah satunya pemain Termuda Dunia 

Berita Terbaru

Senam Paricara Dharma (Sumber: Dokumentasi Narasumber)

Headline

Senam Paricara Dharma Terus Diperkenalkan ke Masyarakat

Selasa, 28 Jul 2026 - 11:16 WIB