WFH Tanpa Stres, Ini Tipsnya

- Reporter

Jumat, 3 April 2020 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Depok –  Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah, membuat sebagian masyarakat merasa bosan bahkan jenuh hingga stres, hal tersebut dapat memicu beban pikiran yang negatif bahkan menimbulkan sakit. Dompet Dhuafa mengajak dan memberikan solusi mengusir kejenuhan selama beraktivitas dirumah. (Kamis, 02/04)

Maya Sita Darlina sebagai GM Human Capital Dompet Dhuafa yang juga psikolog mengatakan melalui pesan singkatnya, “Pola yang berubah dari kebiasaan ini menjadi tantangan tersendiri, apalagi dan situasi bersamaan dengan anak-anak yang juga harus “bersekolah” di rumah. Tak sedikit yang mengeluh dan “pusing atau stres” menghadapi situasi ini. Ketika rumah berubah menjadi kantor situasinya menjadi tumpang tindih dengan tuntutan untuk berinteraksi dengan keluarga; ditambah pula dengan situasi yang serba tidak pasti, banyak informasi beredar di lini masa”.

“Yang bisa kita lakukan agar bekerja dalam rumah yang dilakukan memberikan dampak “menyehatkan” bagi psikologis kita adalah melakukan self regulation atas diri kita sendiri. Melalui self regulation kita bisa merencanakan, mengendalikan, mengevaluasi serta mengadaptasi kondisi dari dalam diri maupun lingkungan untuk mencapai tujuan kita; tentunya juga dengan cara yang sesuai dengan cara yang kita inginkan dan berdampak positif untuk kita dan keluarga”, ujar Maya.
Lebih lanjut lagi Maya mengatakan, “Ritme pekerjaan yang padat dan jam kerja yang tinggi yang biasanya dihadapi di kantor kita regulasikan dengan suasana kerja di rumah agar seluruh tugas tetap dapat dikerjakan. Bantuan tehnologi dalam hal ini bisa seiring kita manfaatkan sehingga memudahkan kita untuk tetap menyelesaikan tugas. Pada prinsipnya WFH atau bekerja dari rumah bukan hari libur tetapi tetap bekerja hanya lokasi kerjanya saja yang berbeda; sehingga perlu penyesuaian penyesuaian dari diri kita untuk bisa menjalankannya dengan baik”.

“Cara mengelola stres yang lain adalah Emotion Focused Coping yaitu strategi individu mengelola stress dengan fokus pada mengatur reaksi emosinya terhadap sumber stressnya seperti: individu atau masyarakat melakukan self control emosi atas sumber stressnya dengan menahan diri, mengatur perasaan misalnya; individu atau masyarakat mencari atau membentuk kelompok bantuan sosial support untuk tujuan mencari dukungan emosi agar kita menjadi positif emosinya; melakukan positif reinterpretasi (mengambil hikmah); acceptance (berserah diri)”, tutur Maya.

Antisipasi strees selama menjalani pola WFH atau bekerja dari rumah yaitu: Komunikasikan keseluruh keluarga tentang pekerjaan yang anda lakukan dalam membentuk situasi kerja, Buat Jadwal apabila mereka yang mempunyai anak maupun bayi dapat mengatur jadwal untuk bekerja, Mempersiapkan kebutuhan bekerja seperti menyiapkan lokasi bekerja dengan nyaman dan menyiapkan aplikasi bekerja online, buat aturan diri sendiri untuk fokus pada tugas sehingga anda tidak mudah terpengaruh hal-hal yang tidak penting, misalnya rasa malas, mengantuk, keinginan bermain sosial media, bangun emosi positif memulai dengan kata-kata positif sejak bangun pagi, mindset shifting menjadi lebih berorientasi Growth Zone bukan Mindset yang ada dalam Zona Ketakutan atau Mindset yang ter “Lockdown” dan tetap menjaga koneksi jejaring, WFH mendatangkan tantangan (baca problem) baru mungkin saja. Untuk itu kita perlu memiliki support dari orang lain yang bisa menenangkan kita dengan meyakini kita bahwa semua orang pun mengalami kesulitan yang sama. (Ihm)

Berita Terkait

Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:25 WIB

SMK BUDHI Warman 2 Gelar Kegiatan Goes To Yogyakarta Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:49 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Terima 1 Ekor Sapi Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H dari UPZ Bazma Pertamina

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:30 WIB

Kementrian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia Salurkan Hewan Kurban ke Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago 2026: Keberkahan dan Manfaat Untuk Para Penghafal Qur’an

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:46 WIB

Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:03 WIB

Final Project MI Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan ke Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:44 WIB

Serunya Magang/PKL Bagi Siswa SMK di CV Dirgantara Sejahtera Bersama (DSB) Depok

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:14 WIB

Rihlah MI Tarbiyatusshibyan ke Bandung Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terbaru