
SIARANDEPOK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkomitmen memperluas pelatihan metode Gampang, Asyik, dan Menyenangkan (GASING) bagi para guru matematika di sekolah swasta. Program peningkatan mutu ini dikhususkan bagi tenaga pengajar dari 52 sekolah swasta yang tergabung dalam Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) dan tersebar di 11 kecamatan.
Wali Kota Depok, Supian Suri, menjelaskan bahwa pelatihan metode GASING dari GASING Academy yang sebelumnya diperuntukkan bagi guru sekolah negeri, kini akan diberikan pula kepada guru sekolah swasta gratis. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi Pemkot Depok untuk mewujudkan pemerataan mutu pendidikan di Depok.
Menurutnya, minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di sekolah negeri hingga kini masih sangat tinggi, sementara ketersediaan gedung SMP negeri di Depok tergolong terbatas, yakni hanya ada 34 sekolah. Tinggi minat tersebut umumnya dipengaruhi oleh faktor pembebasan biaya serta pandangan publik mengenai kualitas pembelajaran di sekolah negeri.
Guna menjawab tantangan biaya tersebut, Pemkot Depok menggelontorkan dana sekitar Rp15 miliar per tahun untuk menanggung biaya pendidikan 5.000 siswa per angkatan di program RSSG. Bantuan senilai kurang lebih Rp3 juta per siswa tersebut disalurkan mencakup tiga angkatan, sehingga total alokasi anggarannya mencapai angka Rp45 miliar.
Langkah memperkuat sekolah swasta gratis ini juga dinilai efisien di tengah tingginya harga lahan dan besarnya biaya pembangunan sekolah negeri baru. Di sisi lain, kehadiran program ini membantu mengoptimalkan kapasitas sekolah-sekolah swasta yang masih kekurangan peserta didik.
Oleh karena itu, penyetaraan standar mutu dan kualitas pembelajaran menjadi fokus Pemkot Depok berikutnya. Melalui penerapan metode GASING, para guru matematika swasta diharapkan memiliki keterampilan mengajar yang sepadan, sehingga mutu pendidikan di sekolah swasta gratis dapat setara dengan sekolah negeri.















