
SIARANDEPOK.COM – Aksi cepat ditunjukkan oleh Kelurahan Kalimulya bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Depok dalam membantu korban kebakaran di Jalan H Kocen Nomor 45, RT 02 RW 02, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan guna meringankan beban keluarga terdampak setelah peristiwa kebakaran yang melahap bagian atap serta barang-barang di dalam rumah kontrakan mereka pada Senin (21/9/2026) sore.
Melansir dari berita.depok.go.id, pihak Kelurahan Kalimulya menyalurkan bantuan primer berupa bahan pokok dan kebutuhan harian hanya sehari pascagejadian. Lurah Kalimulya, Abdul Qodir, mengungkapkan bahwa bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarga korban, terutama anak-anak berusia 8 dan 16 tahun yang memerlukan pakaian ganti, peralatan mandi, hingga makanan.
Dukungan logistik kemudian dilanjutkan oleh Tagana Kota Depok pada hari berikutnya untuk melengkapi kebutuhan penanganan bencana. Bantuan tambahan yang diserahkan meliputi paket sembako, matras tempat tidur, seragam sekolah untuk anak-anak, serta sejumlah kebutuhan dasar lainnya guna memastikan kondisi fisik dan psikologis para korban tetap terjaga selama masa pemulihan.
Insiden kebakaran itu sendiri terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat orang tua korban sedang bekerja di luar rumah. Menurut penuturan pihak berwenang, ibu korban sempat pulang pada siang harinya untuk memastikan keamanan anak-anaknya sebelum kembali bekerja di kawasan Cilodong, hingga akhirnya warga sekitar mendeteksi kepulan asap tebal dari bagian atap rumah beberapa jam kemudian.
Melihat kobaran api yang mulai membesar, warga setempat secara sigap langsung menyelematkan anak-anak yang berada di dalam rumah dan segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok. Petugas pemadam yang tiba di lokasi berhasil menjinakkan si jago merah, sementara aparat kepolisian langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Meskipun seluruh bagian atap rumah, pakaian, serta peralatan dapur hangus terbakar, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Saat ini, keluarga korban terpaksa mengungsi sementara waktu di hunian milik kerabat, dan Abdul Qodir berharap uluran bantuan dari kelurahan serta Tagana ini dapat mempermudah masa pemulihan mereka pascabencana.















