
SIARANDEPOK.COM – Banyak wali murid mengeluhkan adanya tumpukan sampah yang menggunung di SDN Sukatani 4 kepada Ibu Indah selaku Ketua Komite.
Menumpuknya sampah di SDN Sukatani 4 disebabkan oleh terlambatnya proses pengangkutan sampah di sekolah karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung mengalami kelebihan kapasitas (overload).
Agus Setiawan, fungsional Bidang Unit Pengolahan Sampah, turut turun tangan membantu proses pembersihan sampah. Ia menjelaskan kondisi TPA Cipayung saat ini, memberikan arahan, serta mencari solusi agar ke depannya sampah di sekolah tidak menumpuk lagi.
Indah selaku Ketua Komite dan pihak sekolah meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok untuk mengangkut sampah dua kali dalam seminggu, yakni pada hari Senin dan Kamis. Hal ini diyakini dapat menyelesaikan masalah penumpukan sampah di sekolah yang memiliki 770 siswa. Selain itu, Indah akan menginstruksikan para orang tua yang menjadi koordinator kelas (korlas) agar para siswa melakukan pemilahan sampah guna mempermudah proses pembuangan.
Indah berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Jika dibiarkan, tumpukan sampah tidak hanya menimbulkan bau menyengat, tetapi juga berdampak buruk bagi kesehatan para siswa dan guru.
Dalam waktu dekat, Ketua Komite juga berencana mengajak seluruh siswa dan orang tua untuk melakukan korve (kerja bakti) di lingkungan sekolah dan kelas.















