Festival Pembauran FPK Sukmajaya, Rawat Toponimi dan Jati Diri Depok

- Reporter

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Sukmajaya.

Festival Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Sukmajaya.

SIARANDEPOK.COM – Taman Merdeka Sukmajaya menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Gian Tanjung Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Sukmajaya, sukses menggagas dan menyelenggarakan Festival Pembauran Kecamatan Sukmajaya.

Mengusung nama tema “Merajut Keberagaman, Memperkuat Persatuan di Bumi Sukmajaya”, kegiatan ini digelar sebagai wujud implementasi nyata amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah.

Festival yang meriah ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kebangsaan, tetapi juga menjadi momentum strategis melalui sesi toponimi Kampung Cikumpa. Giat ini difokuskan untuk menjaga jati diri Kota Depok agar nama besar Kampung Cikumpa tidak hilang tergerus perubahan zaman.

Perhatian khusus disoroti pada hilangnya salah satu ikon penting wilayah tersebut, yakni Setu Baru Cikumpa yang tiba-tiba berganti nama menjadi Situ Sidomukti. Perubahan sepihak ini dinilai mengaburkan sejarah autentik bagi generasi masa depan Kota Depok.

Suara tokoh lokal mengembalikan sejarah yang Kabur atau hilang, Baba Lamin selaku tokoh kampung Cikumpa sekaligus narasumber di kegiatan FPK yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kood Kota Depok, menyampaikan kritik tajam dan sekaligus harapan besar mewakili warga Sukmajaya terkait perubahan nama tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa nama yang ada di Setu Baru Cikumpa Sukmajaya kini sudah melekat jauh sebelum dirinya lahir, sehingga pergantian nama Situ Sidomukti kini telah berubah nama lain tanpa melibatkan tokoh adat kampung sehingga warga setempat merupakan hal yang mencederai sejarah lokal.

”Nama Setu Baru Cikumpa Sukmajaya itu sudah ada sejak sebelum saya lahir, Aneh saja tiba-tiba berganti nama jadi Setu Sidomukti. Asal-usulnya siapa yang memberi nama kita tidak tahu, dan itu dilakukan tanpa sepengetahuan tokoh Kampung Cikumpa. Jadi, sudah hal yang wajar jika saat ini harus dikembalikan lagi menjadi Setu Baru Cikumpa Sukmajaya, agar sejarah tidak hilang,” tegas Baba Lamin.

Penguatan Budaya dan Asal-Usul Raden Sukmajaya
Pernyataan tersebut diperkuat oleh Baba E. Manisah Boy, narasumber kedua yang menegaskan bahwa eksistensi nama kampung memiliki fungsi fundamental sebagai fondasi dasar kebudayaan.

Menurutnya, setiap peradaban dan kebudayaan yang lahir dari interaksi manusia pasti memiliki ruang publik dan tempat berpijak yang harus dihormati.
Tidak hanya berhenti pada aspek penamaan wilayah, festival ini juga menghadirkan wawasan sejarah yang mendalam dari tingkat nasional.

Fathan Mubaraq, perwakilan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud RI) hadir memperkaya informasi strategis dengan memaparkan rekam jejak historis Raden Sukmajaya salah satu tokoh yang menjadi asal-usul nama wilayah Sukmajaya.

Berdasarkan data dan arsip otentik dari Kasepuhan Cirebon, dipaparkan bagaimana akar sejarah kepemimpinan dan perjuangan Raden Sukmajaya yang berasal dari Cirebon.

Komitmen Merawat Persatuan dan Warisan Leluhur
Melalui rangkaian Festival Pembauran Kecamatan Sukmajaya dalam rangka menyambut HUT RI ke-81 ini, FPK Sukmajaya bersama para tokoh masyarakat dan pemerintah pusat berharap kesadaran kolektif warga semakin meningkat.

Penyelenggaraan toponimi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret untuk merevitalisasi nama-nama historis di Depok, termasuk memperjuangkan kembali nama Setu Baru Cikumpa Sukmajaya demi tegaknya sejarah dan martabat budaya lokal di bumi pertiwi. tutupnya.

Berita Terkait

Tinjau Pembangunan Puskesmas Leuwinanggung, Wali Kota Depok Pastikan Progres Capai 26 Persen dan Lampaui Target
120 Bangli Di Tertibkan Satpol PP Kota Depok, Wajah Lingkungan Pasir Putih Kini Lebih Rapi
Studio Foto Yang Nyaman di Sawangan Depok | Dirgantara Digital Studio (DDS)
Lampaui Target, Pembangunan Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Rampung Akhir Tahun
Ibu Terperosok Galian Pipa di Depok, Biaya Pengobatan Ditanggung Penuh Tirta Asasta
BNNP Jabar Ringkus Dua Pengedar Narkoba di Depok dan Bekasi, 5 Kg Sabu Disita
Sukses Kibarkan Merah Putih di HUT ke-81 RI, Paskibraka Depok Tuai Pujian Wali Kota Depok
Puncak Peringatan HUT RI di GDC, Wali Kota Depok Pesan Warga Jaga Persatuan dan Kebersihan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Festival Pembauran FPK Sukmajaya, Rawat Toponimi dan Jati Diri Depok

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Tinjau Pembangunan Puskesmas Leuwinanggung, Wali Kota Depok Pastikan Progres Capai 26 Persen dan Lampaui Target

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:41 WIB

120 Bangli Di Tertibkan Satpol PP Kota Depok, Wajah Lingkungan Pasir Putih Kini Lebih Rapi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Studio Foto Yang Nyaman di Sawangan Depok | Dirgantara Digital Studio (DDS)

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Lampaui Target, Pembangunan Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Rampung Akhir Tahun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:27 WIB

BNNP Jabar Ringkus Dua Pengedar Narkoba di Depok dan Bekasi, 5 Kg Sabu Disita

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Sukses Kibarkan Merah Putih di HUT ke-81 RI, Paskibraka Depok Tuai Pujian Wali Kota Depok

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Puncak Peringatan HUT RI di GDC, Wali Kota Depok Pesan Warga Jaga Persatuan dan Kebersihan

Berita Terbaru