

SIARAN DEPOK – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok kembali mempererat sinergi dengan warga melalui gelaran Forum Dialog Kolaboratif bertajuk ‘Suara Lingkungan’. Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Komunitas Ciliwung, Grand Depok City, pada Kamis (6/8/2026) ini menghadirkan berbagai elemen masyarakat, akademisi, hingga pegiat lingkungan se-Kota Depok.
Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, menjelaskan bahwa pertemuan ketiga bersama komunitas ini berfokus pada pembahasan isu konservasi alam. Agenda ini menjadi kelanjutan dari dialog sebelumnya yang telah membedah persoalan pengelolaan sampah serta pengendalian pencemaran lingkungan di kawasan perkotaan.
Lewat ruang diskusi ini, pemerintah daerah berupaya menyerap berbagai aspirasi, gagasan, dan kritik secara langsung dari tingkat tapak (bottom-up). Masukan mendasar dari masyarakat tersebut nantinya akan dipetakan untuk ditindaklanjuti menjadi program prioritas kerja DLHK Depok.
Dalam forum tersebut, muncul sejumlah usulan konkret dari para peserta, di antaranya inisiatif pelaksanaan patroli lingkungan secara berkala hingga penyemaian gerakan ‘tobat ekologis’. DLHK menyambut hangat berbagai usulan kreatif tersebut untuk didalami lebih lanjut sebagai aksi nyata pelestarian alam.
Reni menegaskan bahwa penanganan masalah lingkungan di Depok tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah daerah semata. Dibutuhkan kepedulian bersama serta kerja sama terstruktur dari seluruh komponen masyarakat agar solusi yang diterapkan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Senada dengan hal itu, Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, memastikan seluruh poin masukan dari akademisi dan praktisi akan dirangkum secara komprehensif. Pihaknya berkomitmen mengintegrasikan hasil dialog tersebut ke dalam penyusunan kebijakan teknis serta pelaksanaan program konservasi mendatang.
Sumber berita: Portal Berita Resmi Pemerintah Kota Depok















