

SIARAN DEPOK — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberdayakan seluruh 20 finalis Abang Mpok Depok 2026 sebagai Duta Pemkot Depok. Wali Kota Depok, Supian Suri, menegaskan bahwa kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah tidak hanya diberikan kepada para pemenang, melainkan kepada seluruh finalis yang telah berhasil melewati masa karantina dan pembekalan panjang.
Pengumuman tersebut disampaikan Supian Suri saat menghadiri Grand Final Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Abang Mpok Depok 2026 di Gedung Dibaleka, Balai Kota Depok, Sabtu (8/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia langsung menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok untuk memformulasikan penugasan para finalis selama lima bulan, mulai Agustus hingga Desember 2026.
Selama masa penugasan, para finalis akan disebar untuk mendukung empat fokus utama pembangunan kota. Keempat fokus tersebut meliputi bidang infrastruktur dan lingkungan (termasuk penanganan isu sampah), ekonomi kreatif, serta sektor sosial, pendidikan, dan kesehatan.
Melalui peran baru ini, para anak muda pilihan tersebut diharapkan tidak sekadar menyandang gelar, tetapi aktif berkolaborasi dengan perangkat daerah. Mereka ditugaskan untuk menyerap dan menyampaikan aspirasi warga, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah kota dan masyarakat.
Memahami bahwa sebagian finalis masih berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa, Supian memastikan skema penugasan akan dibuat fleksibel agar tidak mengganggu kegiatan pendidikan mereka. Guna mendukung mobilitas para duta di lapangan, Pemkot Depok juga menggandeng Bank Jabar (BJB) dan PT Tirta Asasta Kota Depok untuk fasilitasi transportasi.
Langkah memboyong seluruh finalis ini dinilai sebagai investasi strategis dalam mematangkan potensi generasi muda Depok. Supian optimistis keterlibatan aktif para pemuda ini dapat mengakselerasi pencapaian program-program pemerintah sekaligus mewujudkan harapan masyarakat Kota Depok.















