BKD Depok Targetkan Seluruh Pajak dan Retribusi Go Digital pada 2027

- Reporter

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com — Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok menargetkan seluruh layanan pajak dan retribusi daerah berbasis digital pada 2027. Transformasi ini dilakukan untuk mendorong kemudahan layanan, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Kepala BKD Depok, Nuraeni Widayatti, mengatakan percepatan digitalisasi mencakup seluruh sektor pajak dan retribusi. Salah satu fokus utama yakni digitalisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui penerapan e-SPPT.

“Saat ini, dari sekitar 700 ribu SPPT yang terdaftar, baru sekitar 20 ribu wajib pajak yang telah mengakses layanan e-SPPT di web BKD. Ke depan, seluruh SPPT dan STTS ditargetkan beralih ke format digital,” ujar Nuraeni dalam Forum Rencana Kerja (Renja) BKD yang digelar daring, Selasa (03/03/26).

Sebagai stimulus, BKD memberikan insentif pengurangan lima persen bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran PBB-P2 pada periode awal tahun.

Tak hanya PBB-P2, digitalisasi juga diperluas ke sektor retribusi daerah. BKD menargetkan seluruh pembayaran retribusi—mulai dari sampah, parkir, hingga pasar rakyat—beralih ke sistem nontunai melalui penerapan QRIS di bawah pengelolaan Pemkot Depok.

Pada sektor pajak hiburan, optimalisasi dilakukan dengan pemasangan tapping box yang mampu merekam transaksi usaha secara real time. Sistem ini memungkinkan pengawasan omzet secara langsung sebagai dasar penghitungan pajak.

Selain itu, BKD akan mengembangkan sistem pemetaan Nomor Objek Pajak (NOP) dan Wajib Pajak (WP) berbasis spasial. Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak, Badan Pertanahan Nasional, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Melalui integrasi data berbasis NIK, pemerintah daerah dapat memetakan potensi pajak secara lebih akurat guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Melalui digitalisasi menyeluruh, kami optimistis optimalisasi PAD dapat tercapai lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. Asep

Berita Terkait

Masuk Desil 6, Keluarga Buruh Jakarta Berharap Anaknya Tetap Bisa Terima KJMU
Supian Suri Dorong Kadin Depok Terus Bersinergi Perkuat Ekonomi Daerah
Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat, Lanjutkan Bakti Sosial dan Donor Darah
Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta
Supian Suri Tegaskan Penyaluran Bantuan Gempa NTT Bersama Dedi Mulyadi Bukan Settingan
Malam Puncak HUT ke-81 RI di Depok, Chandra Ajak Warga Doakan Korban Bencana
Wawalkot Chandra Rahmansyah Ajak Warga Sawangan Kompak Bangun Kota Depok
Semarak HUT ke-81 RI, Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat Bersama Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Supian Suri Dorong Kadin Depok Terus Bersinergi Perkuat Ekonomi Daerah

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat, Lanjutkan Bakti Sosial dan Donor Darah

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Supian Suri Tegaskan Penyaluran Bantuan Gempa NTT Bersama Dedi Mulyadi Bukan Settingan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Wawalkot Chandra Rahmansyah Ajak Warga Sawangan Kompak Bangun Kota Depok

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Hadiri Wisuda UI 2026, Kapolres Metro Depok Minta Wisudawan Beri Kontribusi Nyata untuk Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Wawalkot Depok Ajak Warga Jadikan Ngaji Al-Hikam Ajang Introspeksi Diri

Berita Terbaru