SiaranDepok.com – Kecamatan Pancoran Mas memaparkan Rencana Kerja (Renja) Kecamatan Tahun 2027 dalam Forum Renja yang melibatkan perangkat daerah, DPRD, lurah, serta stakeholder terkait di ruang rapat Kecamatan, Rabu, 11 Februari 2026.
Forum tersebut menjadi wadah penyampaian persoalan wilayah sekaligus perencanaan program pembangunan ke depan.
Dalam forum itu, Camat Pancoran Mas, Mustakim mengidentifikasi sejumlah persoalan utama, di antaranya pengelolaan sampah dan drainase.
Selain itu, terdapat potensi wilayah yang perlu dioptimalkan, seperti Situ Rawa Besar, Situ Pulo Asih serta kawasan heritage di Depok Lama yang dinilai perlu mendapat perhatian pengembangan.
“Untuk tahun 2027, Kecamatan Pancoran Mas merencanakan 4 program, 12 kegiatan, dan 24 sub-kegiatan dengan total pagu anggaran sebesar Rp60.336.728.082. Dimana Program tersebut meliputi penunjang urusan pemerintahan daerah, penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat kelurahan, serta koordinasi ketentraman dan ketertiban umum”, ujar Camat Pancoran Mas, Mustakim.
Mustakim menambahkan Kecamatan Pancoran Mas juga akan melaksanakan program unggulan Pemerintah Kota Depok berupa anggaran kelurahan berbasis RW sebesar Rp300 juta per RW.
Program ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan lingkungan di tingkat RW, khususnya sampah dan drainase.
“Perlu diketahui dalam Musrenbang sebelumnya, masing-masing kelurahan mengusulkan anggaran dengan nilai antara Rp4,1 miliar hingga Rp6,8 miliar. Usulan yang belum terakomodasi akan diinventarisasi dan disampaikan kepada perangkat daerah terkait. Selain itu, dukungan dana pokok pikiran (pokir) anggota DPRD dari Dapil Pancoran Mas juga akan dikolaborasikan dengan program kecamatan”, jelas Camat Pancoran Mas, Mustakim.
Terakhir Camat Pancoran Mas, Mustakim berharap sinergi lintas sektor dapat mempercepat penanganan persoalan wilayah dan mendukung pelaksanaan RPJMD Kota Depok 2025–2029.(Asep)










