SiaranDepok.com — Dunia pendidikan kembali berduka sekaligus waspada. Seorang siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, diamankan pihak kepolisian setelah nekat melemparkan bom molotov ke area sekolah pada Selasa (3/2) lalu.
Insiden ini terjadi secara tiba-tiba saat para siswa sedang melaksanakan jam istirahat makan siang.
Hasil pendalaman mengejutkan datang dari Densus 88 Antiteror Polri. Pelaku diketahui terpapar ideologi kekerasan melalui grup True Crime Community (TCC).
Mirisnya, kelompok ini disebut melibatkan lebih dari 70 anak sekolah di Indonesia, termasuk memiliki keterkaitan komunitas dengan pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta beberapa waktu lalu.
”Fenomena TCC ini menjadi perhatian serius kami. Ada lebih dari 70 anak yang terdeteksi terpapar, dan kami masih mendalami grup-grup serupa.
Fokus Densus 88 saat ini adalah mengedepankan pencegahan dan kolaborasi lintas kementerian untuk melindungi anak-anak kita agar tidak terjebak dalam pusaran kekerasan ekstrem di ruang digital,” ujar Jubir Densus 88, AKBP Mayndra Eka Wardhana.
Sementara itu, Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto, mengonfirmasi bahwa pelaku sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Terduga pelaku datang dan melemparkan botol berisi bahan bakar yang disulut api. Kami bertindak cepat mengamankan lokasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan situasi kembali kondusif,” tegasnya. (Asep)










